17 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Apakah Debt Collector Boleh Kirim Tagihan ke Alamat Tetangga?


Apakah Debt Collector Boleh Kirim Tagihan ke Alamat Tetangga?
sumber : mykartukredit.com

Pertanyaan :

Saya adalah salah satu debitur di Balikpapan. Kebetulan saya menunggak kartu kredit di salah satu lembaga keuangan dalam beberapa waktu lama. Setelah beberapa kali ditagih, beberapa hari lalu saya ditelpon oleh debt collector dan mengancam akan mengirimkan tagihan tunggakan saya kepada tetangga saya. Apakah itu bisa dilakukan secara hukum? 082215778***

Jawaban Agus Amri, SH (Advokat dan Konsultan Hukum di Agus Amri & Affiliates): 


Penanya yang budiman, Bank Indonesia telah mengatur secara khusus penggunaan jasa debt collector dalam penagihan kartu kredit melalui Surat Edaran BI No. 14/17/DASP. Surat edaran itu menyusul diterbitkannya Peraturan BI No. 14/2/PBI/2012 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK).

Dalam regulasi itu diatur tentang prinsip-prinsip perlindungan nasabah, kehati-hatian dan manajemen resiko. Termasuk diantaranya, cara penagihan kartu kredit menggunakan jasa debt collector oleh penerbit kartu kredit.

Dalam menjalankan proses penagihan menggunakan jasa debt collector, penerbit kartu kredit harus bisa memastikan tiga hal berikut :

  1. Seorang penagih (debt collector) harus menguasai tugas dan etika penagihan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Kata menguasai berarti telah melewati suatu mekanisme pendidikan atau pelatihan formal.
  2. Seorang penagih wajib menggunakan identitas yang sesuai dengan identitas resmi kependudukan. Identitas penagih dimaksud harus diterbitkan oleh penerbit kartu kredit.
  3. Seorang penagih wajib mematuhi prinsip pokok etika melakukan penagihan yang diatur dalam ketentuan APMK.

Anda Punya Hak Sebagai Seorang Debitur

Sebagai seorang debitur, anda memiliki hak untuk memastikan kebenaran identitas penagih. Anda bisa menolak seorang penagih, jika identitas yang bersangkutan tidak sesuai. Selain itu, seorang debitur berhak menolak penagih datang ke tempat kita bekerja atau ke alamat lain yang tidak tercantum dalam alamat penagihan resmi yang dicantumkan dalam dokumen penerbitan kartu kredit.

Terkait hal yang anda tanyakan secara spesifik, Bank Indonesia melarang seorang penagih melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Menggunakan ancaman dan kekerasan. Apalagi tindakan yang bisa mempermalukan debitur, seperti mengirimkan tagihan tunggakan anda kepada tetangga. Bahkan, penagih tidak boleh melakukan penagihan kepada istri atau suami, anak atau keluarga.
  2. Penagih bisa menggunakan sarana telekomunikasi dengan syarat dilarang menelpon debitur secara terus menerus. Waktu penagihan pun diatur mulai pukul 08.00 sampai pukul 20.00. Penagihan di luar jadwal tersebut bisa dilakukan dengan dasar persetujuan pemegang kartu kredit.
  3. Penagih juga tidak boleh mengeluarkan kata-kata kasar apalagi menyebar teror kepada debitur untuk melaksanakan pembayaran tagihan.   

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (*) 

Reporter : Sereal Ibrahim    Editor : Basir Daud



Comments

comments


Komentar: 0