19 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Balikpapan Bangun 4 Pusat Belanja Raksasa


Balikpapan Bangun 4 Pusat Belanja Raksasa

KLIKBALIKPAPAN -Kota Balikpapan sedang membangun empat pusat belanja raksasa untuk mengakomodir kebutuhan peritel yang tinggi di Kalimantan Timur. Hal ini diungkapkan Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Handaka Santosa seperti dikutip kliksamarinda.com.

Handaka menjelaskan keempat pusat belanja di Balikpapan sedang dalam tahap konstruksi adalah Pentacity Mall --dikembangkan PT Wulandari Bangun Laksana, The Plaza Balikpapan --PT Agung Podomoro Land Tbk, Supermal Balikpapan --PT Supermal Karawaci, dan The Dome Mall --Maju Gemilang Mandiri (MGM) Land

Balikpapan menjadi salah satu pemasok terbanyak di Kalimantan Timur, selain Samarinda. Menurutnya, kondisi ini berkaitan dengan menguatnya sektor ritel di Balikpapan dan Samarinda

Selain Samarinda dan Balikpapan, pusat belanja lain akan tersebar di sejumlah kota besar dan kecil. "Bahkan sampai ke wilayah Indonesia timur," ujar Handaka.

Sebagai contoh, di Samarinda terdapat pusat belanja terbesar di Kalimantan, yakni Big Mall --dikembangkan Borneo Inti Graha-- dengan luas bangunan mencapai 200.000 meter persegi.Secara keseluruhan, Indonesia akan menambah 15 pusat belanja dalam dua tahun kedepan.

Bagi Handaka, menggeliatnya sektor ini di Kaltim tak lepas dari kebutuhan yang tinggi dari para peritel. Sayangnya, jelas Handaka, kebutuhan itu tidak terakomodasi karena pasokan terbatas.

"Kebutuhan ini terutama berasal dari peritel segmen kelas menengah. Mereka menyasar pasar kelas yang sama dengan daya beli tinggi," ujarnya.

"Ada banyak peritel dari grup menengah dan besar yang menyampaikan keluhan kalau mereka sulit mendapatkan space untuk ekspansi. Kalau pun ada ruang, mereka harus rela antre dalam waiting list pusat belanja yang diincar. Akibatnya target penjualan tertahan," imbuh Handaka.

Selain itu, urai Handaka, kondisi sosial-ekonomi di Kaltim memungkinkan untuk menumbuhkan pusat belanja. Sebab, di Kaltim ada banyak beroperasiperusahaan skala multinasional dan nasional --disektor pertambangan, jasa, dan perdagangan.

"Mereka tentu saja mempekerjakan karyawan dengan renumerasi tinggi dan potensi konsumsi yang tak kalah tinggi," tukas Handaka. (*) 

Reporter : Ken    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0