18 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

JK Minta Proyek Rel Kereta Api Balikpapan-Kubar Segera Dimulai


JK Minta Proyek Rel Kereta Api Balikpapan-Kubar Segera Dimulai
Wapres Jusuf Kalla (citizendaily)

KLIKBALIKPAPAN - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta agar pembangunan rel kereta api rute Balikpapan – Kubar dan Muara Wahau – Maloy segera dimulai dengan seremoni formal berupa groundbreaking.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal. Sebelumnya Mukmin bersama Bappeda dan Dinas Perhubungan Kaltim bertemu dengan JK, Menteri Kordinator Perekonomian Sofyan Djalil dan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan di Sekretariar Wapres, Jumat (12/6/2015).

 Menurut Mukmin, pemerintah pusat mendorong percepatan pembangunan rel kereta api tersebut. “Bapak Wapres Jusuf Kalla meminta agar kerjasama yang sudah terjalin antara investor dan pemerintah Kaltim terus dilanjutkan. Jika semua persyaratan lengkap, Pak JK meminta agar segera dilakukan groundbreaking pembangunan rel kereta api di Kaltim,” ungkap Mukmin.

Persyaratan yang dimaksud adalah ketersediaan dokumen Studi Kelayakan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), perijinan dari Kementerian Perhubungan dan dokumen pembebasan lahan.

“Saat ini pembangunan rel kereta api yang dilakukan Ras Al Khaimah sedikit terkendala pembebasan lahan. Untuk rel yang dibangun Rusian Railways, feasibility study sudah rampung dan sudah mengantongi ijin dari Kementerian Perhubungan. Tahapan sekarang, Rusian Railways melakukan kajian trase jalan,” katanya.

Mukmin menambahkan, Pemprov Kaltim telah menandatangani kerjasama pembangunan rel kereta api dengan sejumlah investor, diantaranya PT Minerals Energy Commodities Coal, Ras Al Kaimah dan Russian Railways.

Untuk segmen rel kereta api rute Balikpapan – Kubar sepanjang 200 meter, Russian Railways melalui PT Kereta Api Borneo akan menjadi kontraktor. Sementara untuk rel kereta api rute Muara Wahau – Maloy di Kutai Timur akan dikerjakan PT Minerals Energy Commodities dan Ras Al Khaimah.

Jika sebelumnya rel kereta api itu hanya untuk angkutan hasil bumi, maka JK meminta agar kereta api yang akan menggunakan jalur tersebut mengalokasikan gerbong untuk penumpang.

“Bapak Wapres JK juga memberikan putusan agar pembangunan mendapatkan ijin khusus. Dengan syarat kereta api bisa mengangkut penumpang,” kata Mukmin.

Menteri Perhubungan Ignatius Johan menambahkan, Wapres JK meminta pembangunan rel kereta api di Balikpapan, Kutai Barat dan Kutai Timur terkoneksi dengan seluruh rel kereta api yang dibangun pemerintah maupun swasta di Pulau Kalimantan. 

(*)

Reporter : Sereal Ibrahim    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0