23 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kuliner Khas Kaltim Ini Favorit Presiden Jokowi


Kuliner Khas Kaltim Ini Favorit Presiden Jokowi

KLIKBALIKPAPAN - Kuliner khas Kota Taman, Gammi Bawis, ternyata pernah melanglang buana sampai ke luar negeri. Hidangan dengan bahan utama ikan dan sambal itu menjadi wakil Indonesia di Belanda. Bagaimana ceritanya?

Perjalanan itu dimulai 2012 lalu ketika Gammi Bawis diikutkan dalam sebuah festival makanan Nusantara di Jakarta. Tak dianya, tim juri memilih menu ini sebagai kuliner terbaik kedua dari sekian ratus sajian khas yang ditampilkan dari pelbagai daerah di Tanah Air.

Berawal dari itulah, Gammi Bawis akhirnya bisa sampai ke Negeri Kincir Angin. Ihwalnya dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mendapuk Pemkot Bontang sebagai duta bangsa di perhelatan Pasar Malam Indonesia. Di Den Haag --tempat dimana event itu digelar-- Gammi Bawis diperkenalkan sekaligus didemonstrasikan cara membuatnya.

Sebelumnya, di tahun yang sama, Gammi Bawis mengikuti lomba kuliner tingkat regional dan meraih juara satu. Kala itu, tak hanya Gammi Bawis yang diikutkan. Kuliner lain dari Bontang juga disertakan. Misalnya, Talam Tepo, Atuk Rempulut, dan Bingu Kuala.

Prestasi kuliner Bontang satu ini memang tidak hanya itu. November 2014 lalu, Gammi Bawis juga meraih predikat juara kuliner tradisional se-Kaltim di Samarinda. Menariknya, Gammi Cumi --yang juga merupakan kuliner khas Bontang-- dipilih sebagai yang terbaik di sana.

Sajian kedua kuliner ini dianggap menarik oleh tim juri. Bayangkan saja, sambal yang dimasak bersama cumi dan ikan bawis, disajikan langsung dari atas cobek tanah liat yang masih mendidih.Pretasi itu sendiri seolah melengkapi trofi Gammi Bawis yang sudah juara di lomba dan festival kuliner sejak 2010.

Mengapa bisa menang? Ternyata, dari pelbagai festival dan lomba kuliner yang diikuti itu, Gammi Bawis mengalami modifikasi. Baik secara tampilan sajian maupun bahan yang digunakan. Modernisasi pada bahan yang digunakan ini yang akhirnya membuat Gammi Bawis dipilih sebagai yang terbaik.

Saat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini, Gammi Bawis menjadi salah satu makanan favorit Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Tak heran, kuliner khas Bontang ini menjadi magnet pelancong saat berkunjung ke Kaltim.

Prestasi itu dianggap bukan sekadar prestise, tapi juga upaya mendokumentasikan kekayaan budaya kuliner yang diwariskan melalui berlapis-lapis generasi sampai sekarang. 

“Makanan khas Bontang mendapatkan perhatian serius dari kami, bahkan kerap diikutsertakan dalam lomba dan festival kuliner. Ini salah satu bentuk nyata upaya Pemkot melestarikan budaya lokal sekaligus pengembangan kuliner,” ucap Walikota Bontang Adi Darma.

Pengembangan kuliner bukan tanpa alasan. Bagi walikota, kuliner dapat menjadi sarana promosi wisata kuliner di Bontang.

"Konsumen saat ini lebih banyak tertarik untuk menikmati berbagai sajian yang bercirikan kuliner lokal atau tradisional. Makanya, sudah saatnya masyarakat lebih banyak menggali potensi daerah tentang beragam jenis dan bentuk kuliner tradisional yang diminati wisatawan,” tutur walikota. (*)

Reporter : Inara Dafina    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0