23 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Teh Berusia 2.100 tahun Ditemukan di Makam Kaisar China


Teh Berusia 2.100 tahun Ditemukan di Makam Kaisar China
Inilah sisa teh yang ditemukan tim peneliti tersebut (FOTO: NEWS.DISCOVERY.COM)

KLIKBALIKPAPAN - Tim peneliti berhasil menemukan teh tertua di dunia, mereka menemukannya di sebuah makam kaisar China yang sudah berusia lebih dari 2.100 tahun.

Tim peneliti yang berasal dari China dan Inggris ini menuliskan penemuannya ini pada jurnalScientific Reports.

Mereka menyampaikan bahwa mereka menemukan sisa-sisa dari tanaman teh dari lokasi penguburan di sekitar makam Liu Qi, kaisar keempat Dinasti Han dan istrinya di Provinsi Shaanxi, China.

Liu Qi sendiri hidup pada tahun 188 sebelum masehi (SM) hingga 141 SM. Sejauh ini referensi mengenai minuman teh yang tertulis dalam sejarah berasal dari tahun 59 SM.

Sedangkan, bukti fisik dari sejarah mengenai teh tertua berasal dari Dinasti Song yang berasal dari tahun 960-1.127 sesudah masehi.

“Penelitian kami membuktikan bahwa teh sudah diminum oleh kaisar Dinasti Han, semenjak 2.100 tahun yang lalu,” papar tim peneliti, sebagaimana dilansir dari AFP, Minggu, 31 Januari 2016.

Dikabarkan, tim ini juga membandingkan sisa-sisa teh ini dengan sisa teh yang sebelumnya mereka temukan di antara artifak yang berasal dari Makam Gurgyam di Tibet yang diduga berasal dari abad kedua dan ketiga setelah masehi.

Tim itu menjelaskan dengan penemuan kesamaan sisa teh ini dengan yang di Tibet, membuktikan bahwa teh sudah diperjualbelikan oleh China ke wilayah di Asia Tengah dan Tibet beberapa ratus tahun lebih awal dari yang selama ini tercatat dalam sejarah. (*)

Reporter : Zaenul Fanani Umar    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0