16 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

OPINI: Balikpapan Krisis Air, Kelalaian Pemkot, DPRD dan PDAM


OPINI: Balikpapan Krisis Air, Kelalaian Pemkot, DPRD dan PDAM
Heri Sunaryo, Koordinator Program Perkumpulan STABIL. Foto : Doc. Pribadi

Terjadinya krisis air dikota Balikpapan merupakan salah satu problem serius yang saat ini dihadapi oleh pemerintah kota Balikpapan, padahal pemerintah berkewajiban untuk menjamin ketersediaan air baku dengan kwalitas yang baik.

Terjadinya krisis air bersih di kota Balikpapan merupakan problem klasik yang merugikan masyarakat kota Balikpapan, bahkan dapat terindikasi melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), namun sayangnya hal ini tidak terproteksi dengan baik oleh pemerintah kota Balikpapan baik eksekutif, legislatif maupun PDAM selaku pelaksana teknis.

Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, penyempitan lahan penyerap air, kerusakan hutan,dan  peningkatan pencemaran air, serta pengolahan ketersediaan air bersih yg sudah mulai terbatas, menjadi faktor- faktor penyebab terjadinya krisis air di kota Balikpapan, ditambah akses terhadap informasi pengelolaan air, yg terlihat belum mendapat perhatian serius bagi pemerintah kota Balikpapan.

Dan diperparah dengan proyeksi Kebutuhan Air yg semakin meningkat namun ketersediaan Air Baku relatif tidak mengalami kenaikan.

Faktor lainnya juga terkait sistem managemen pengendalian penduduk dikota Balikpapan, tentu menjadi hal terpenting yang tidak dapat dipisahkan dalam menyeimbangkan penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Termasuk melihat ketersediaan air baku, semisal menghitung kebutuhan air dengan melihat pengendalian penduduk : Data penduduk tahun 2015, dikota Balikpapan menunjukan angka 713.323 jiwa yang tersebar di 6 (enam) kecamatan.

Berdasarkan data terbaru tentang rata-rata konsumsi air penduduk per kapita sebesar 120 L/orang/Hari (SNI,2002), maka dapat diketahui kebutuhan air bersih untuk jumlah penduduk 713.323  jiwa adalah sebesar 86,59 juta liter/hari atau 27,52 juta m3/tahun.



Reporter : S.Mattangkilang    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0