23 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Breaking News Berita Rekomendasi

Akhirnya Pelaku Sadis Pembakaran Orangutan Jadi Tersangka


Akhirnya Pelaku Sadis Pembakaran Orangutan Jadi Tersangka

KLIKBALIKPAPAN -Setelah mencari keberadaan pelaku pembantaian orangutan yang diunggah akun Polo Panitia Hari Kiamat via facebook, polisi akhirnya menangkap dua orang warga Dadun bin Uja dan Luthfi Alif Kurniawan, Selasa (23/6/2015) malam sekitar pukul 23.00.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, Polres Kotawaringin Barat akhirnya menetapkan Dadun bin Uja sebagai tersangka karena diduga membunuh lalu membakar orangutan Kalimantan itu. 

Dadun yang berusia 47 tahun bekerja sebagai buruh sawit di Pangkalan Bun. Secara administrasi, Dadun memegang KTP asal Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. 

Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Heska Wahyu Widodo mengungkapkan kasus itu ditangani PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) BKSDA. Namun tersangka ditahan di Polres Kotawaringin Barat. Heska mengatakan mereka bekerjasama menangani kasus tersebut. 

Berdasarkan pengakuan tersangka, pembunuhan dan pembakaran terjadi pada 10 Juni 2015 di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, daerah pemekaran Kotawaringin Barat. Dadun ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan pembakaran. Sementar Luthfi Alif Kurniawan masih dalam pemeriksaan intensif.

Baca Juga : Sadis, Pembunuhan Orangutan Diposting Lewat Facebook

"Namun dari yang bersangkutan sudah disita handphone Nokia yang dipergunakan untuk memotret pembakaran," ujar Heska.

Dadun kata Heska mengaku hanya membakar orangutan. Sementara yang menembak dan membunuh orangutan adalah orang lain. Dia mengaku menemukan orangutan dalam kondisi tak bernyawa. Setelah itu, Dadun bersama temannya sekitar 4 orang membawa lalu membakar ramai-ramai orangutan untuk dimakan. Baca Juga : Tak Selamanya Kebun Sawit Jadi Neraka Orangutan

Sekitar 10 hari setelah kejadian, pada 20 Juni 2015, foto-foto tersebut diunggah ke facebook. 

(*)

Reporter : abdul haris    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0