25 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Penyebab Mata Minus dan Cara Mengatasinya


Penyebab Mata Minus dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi - Penderita gangguan mata minus.

KLIKBALIKPAPAN – Apakah Anda memiliki mata yang minus? Mata minus atau Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tapi dapat melihat dekat dengan lebih baik.

Miopia terjadi jika kornea dan lensa terlalu cembung atau bola mata terlalu panjang, sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina, demikian seperti dilansir dari klikdokter.com.

Pada dasarnya, progresivitas rabun jauh akan menjadi stabil mulai usia 20 tahun, artinya minus tidak akan bertambah, atau kalaupun bertambah hanya sedikit.

Ada beberapa faktor risiko yang diduga dapat mempengaruhi seseorang untuk cenderung mengalami miopia, di antaranya:

1. Genetik dan Lingkungan

Prevalensi miopia pada anak dengan kedua orangtua miopia adalah 32,9%, namun jika anak dengan salah satu orangtua miopia maka berkurang menjadi 18,2% dan kurang dari 6,3% pada anak dengan orangtua tanpa miopia.

2. Faktor Perilaku

Lamanya bekerja jarak dekat dapat mempengaruhi kejadian miopia pada seseorang. Aktivitas melihat dekat jangka panjang juga diduga berkaitan dengan miopia melalui efek fisik langsung akibat akomodasi terus menerus, sehingga tonus otot siliaris menjadi tinggi dan lensa menjadi cembung.

a. Membaca Buku

Anak-anak dengan miopia yang tinggi membaca lebih sering dibanding dengan anak-anak dengan miopia rendah ataupun yang tidak miopia yaitu lebih dari 2 buku dalam seminggu. Pekerjaan jarak dekat seperti jarak membaca yang terlalu dekat (< 30 cm) dan lama membaca (> 30 menit) dicurigai meningkatkan kemungkinan terjadinya miopia pada anak.

b. Menggunakan Komputer

Menggunakan komputer termasuk aktivitas melihat dekat. Oleh sebab itu dikhawatirkan risiko terjadinya miopia dapat bertambah pada orang-orang yang bekerja dengan menggunakan komputer selama 8-10 jam sehari.

Untuk merawat mata yang sudah minus, sangat disarankan bagi pasien untuk menjalani gaya hidup sehat, antara lain:

-Melatih mata untuk melihat pemandangan jarak jauh tanpa menggunakan kacamata. Misalnya gunung, bukit, dan sebagainya.

- Mengatur jarak baca 30 cm dengan cahaya yang cukup

- Mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer

- Menggunakan pelindung mata ketika mengendara sepeda motor, supaya mata terhindar dari debu dan zat-zat lainnya

- Makan makanan yang banyak mengandung antioksidan, seperti sayuran hijau gelap, wortel, ubi jalar, dan paprika

- Mengonsumsi suplemen yang mengandung nutrisi untuk mata agar kesehatan mata tetap terjaga

- Bagi pengguna lensa kontak, penting untuk menggunakan pelembap mata agar mata tetap nyaman dan lembap

Namun, adakah cara untuk mengurangi minus pada mata?

Ya, satu-satunya cara untuk mengurangi minus adalah dengan tindakan medis, yakni melakukan pembedahan pada kornea mata dengan keratotomi radial, keratotomi fotorefraktif, atau Laser-Asissted in situ Interlamelar Keratomilieusis (LASIK). Semoga bermanfaat.

(*)

 

Reporter : Abdul Haris    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0