20 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Aih, Disdukcapil Kekurangan 5.000 Blangko e-KTP


Aih, Disdukcapil Kekurangan 5.000 Blangko e-KTP
Kasi Jaringan dan Aplikasi Disdukcapil, Moch. Ichwan, menunjukan surat sementara pengganti blangko e-KTP. (Ahmad Riyadi)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Animo warga membuat kartu tanda penduduk elektronik terus meningkat. Sayangnya, animo itu tidak diimbangi sarana prasarana. Padahal sebelumnya Disdukcapil woro-woro ke masyarakat agar segera urus.

Tetapi Disdukcapil tak mengantisipasi hingga malah kehabisan blangko e-KTP yang hanya tersedia 4.000 lembar dari 9.000 lembar. Pihaknya terpaksa mengganti surat keterangan sementara sampai blangko e-KTP tersedia kembali.

Kasi Jaringan dan Aplikasi Disdukcapil, Moch. Ichwan mengatakan, pihaknya memang kebanjiran peserta pembuatan e-KTP yang setiap harinya bisa mencapai 150 orang. Disdukcapil tengah memesan kembali ke pusat untuk kekurangan blangko.

"Yang harus dicetak itu 9.000, minggu lalu saya mendapat jatah dari pusat itu 4.000, jadi masih kurang 5.000," kata Ichwan.

Ichwan menjelaskan pihaknya melakukan pengambilan e-KTP peserta dengan jangka waktu yang telah ditentukan agar tidak merepotkan peserta untuk mengantri di kantor Disdukcapil Balikpapan.

"Dalam kwitansi itu kita kan punya daftar pengambilan, nah itu lama sekali, dua bulan tiga bulan bahkan terakhir kita gunakan sampai tanggal 30 September.”

Alasan dibuat seperti itu, katanya, supaya masyarakat tidak bolak-balik karena pihaknya tidak bisa menjanjikan masyarakat sekian hari jadi.

“Kalau kita janji sekian lalu blangkonya dari pusat terhambat, kan masyarakat malah marah sama kita. Mending datang aja dulu buat, baru nanti dipanggil," jelas Ichwan.

Pihaknya telah menyiapkan surat keterangan sementara untuk peserta yang tidak kebagian blangko e-KTP. Surat keterangan itu nantinya dapat digunakan dalam kegiatan-kegiatan yang membutuhkan KTP.

"Untuk keperluan masyarakat kita berikan surat keterangan. Nah surat keterangan itu bisa mewakili setiap kegiatan yang menggunakan KTP," ujarnya.

 

Reporter : Ahmad Riyadi    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0