20 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

MIKIR..! Punya 11 Sumber Pendapatan, Balikpapan Hanya Bergantung pada DBH


MIKIR..! Punya 11 Sumber Pendapatan, Balikpapan Hanya Bergantung pada DBH

KlikBalikpapan.com – Krisis keuangan yang dialami Pemkot Balikpapan saat ini, tidak hanya berdampak pada terhentinya kegiatan proyek. Implikasinya lebih luas, Defisit APBD 2016 mengancam roda perekonomian kota minyak, karena disaat yang bersamaan, juga terjadi kelesuan dan perlambatan di sector swasta.

Krisis keuangan yang terjadi, berawal dari adanya pemangkasan Dana Bagi Hasil khususnya Dana Bagi Hasil Mineral batu bara sebesar Rp 349.78.889.000, dari alokasi RP 567.165.968.000 menjadi Rp 217.687.079.000.

Dibandingkan jenis Dana Bagi Hasil yang lain, Dana Bagi hasil Mineral batu bara yang pemangkasannya paling besar.

Tapi betul kah, krisis APBD Balikpapan hanya disebabkan oleh Pemangkasan Dana Bagi Hasil?

Anggota DPRD Balikpapan, yang berasal dari komisi 3 (Permintaan Narasumber : tidak mau disebut namanya), mengatakan sebenarnya krisis keuangan yang dialami Balikpapan saat ini, tidak hanya disebabkan oleh pemangkasan DBH.

“ Krisis yang terjadi saat ini karena Balikpapan sangat tergantung pada dana perimbangan khususnya Dana Bagi Hasil. Padahal sumber pendapatan APBD itu tidak hanya DBH”.Ungkapnya.

Baca Juga : Walikota Curhat, Netizen : Disitulah dirimu diuji pak wali, Anda manja!

Jika melihat Perda nomor 8 tahun 2015 tentang Anggaran dan Belanja Daerah tahun anggaran 2016, tercantum pendapatan sebagai berikut.

  1.  Dana Perimbangan
    • Dana Bagi Hasil
    • Dana alokasi Umum
    • Dana Alokasi Khusus
  2. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
    • Pajak daerah
    • Retribusi daerah
    • Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
    • Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
  3. Lain-lain Pendapatan daerah yang sah
    • Pendapatan hibah
    • Dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya
    • Dana penyesuaian dan otonomi khusus
    • Bantuan keuangan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya

Dari 11 jenis sumber pendapatan daerah, Balikpapan dimanja dengan dana bagi hasil yang memang setiap tahun mengalami kenaikan secara signifikan.

Perda nomor 7 tahun 2013 tentang Perubahan APBD TA 2013, Balikpapan mendapat gelontoran dana bagi hasil sebesar Rp 723. 561.592.321. Sedangkan pada tahun 2014, DBH Balikpapan mencapai Rp 718.799.721.989. Pada tahun 2015, DBH Balikpapan melonjak menjadi Rp 1.030.844.276.069. Dan pada tahun 2016, berdasarkan peraturan presiden nomor 66 tahun 2016 tentang rincian APBN TA 2016, DBH Balikpapan setelah pemangkasan sebesar Rp 477,676,795,000. Alokasi DBH Balikpapan ini anjlok drastis bila dibandingkan tahun 2015.



Reporter : Don Tampano    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0