19 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Duh, BNPB Sebut 40,9 Juta Masyarakat Tinggal di Daerah Rawan Longsor


Duh, BNPB Sebut 40,9 Juta Masyarakat Tinggal di Daerah Rawan Longsor
Ilustrasi, dampak longsor. (int)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, mengungkapkan, sebanyak 40,9 juta masyarakat tinggal di daerah rawan longsor. Selain itu, sebanyak 63,7 juta jiwa tinggal di daerah rawan banjir.

"Dari data tadi, kita lakukan koordinasi dengan badan penganggulangan bencana daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan," tutur Kepala Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin, 26/9/2016, dikutip dari Rol.

Namun, ia enggan merinci daerah-daerah mana saja yang rawan longsor dan banjir di Indonesia. Ia menyebut, BNPB telah memetakan secara rinci di Geospasial.bnpb.go.id

Memasuki masa peralihan musim dari kemarau ke hujan, Sutopo mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Khususnya dengan kondisi hujan deras dan angin kencang. Salah satunya, ia mengingatkan, agar jangan parkir di bawah pohon besar, papan reklame atau bangunan yang rawan rubuh.

Sedangkan untuk masyarakat yang tinggal di daerah dengan potensi ancaman tinggi, diimbau selalu memantau lingkungan sekitar. Khususnya setelah hujan.

"Kalau setelah hujan, cek kondisi lingkungan apakah ada keretakan-keretakan tebing, apakah akan ada potensi longosor," ujar Sutopo.

Ia mengatakan, untuk ancaman banjir biasa, BNPB selalu siap mengevakuasi korban. Namun, yang perlu diwaspadai yakni apabila yang datang banjir bandang.

"Kalau banjir bandang yang sulit mengantisipasi, karena waktunya sangat cepat. Sehingga waspadai hujan lebat air sungai yang naik," urainya.

Menurut Sutopo, kesiagaan dan kewaspadaan banjir tak bisa dilakukan oleh BNPB saja. Sehingga, butuh peran aktif pemerintah daerah.

Klik Juga: Gelombang Kejut Ekonomi Sosial

Klik Juga: Korban Longsor: Allahu Akbar, Astaghfirullah Saya Pasrah Ya Allah

Reporter : Siska Mahadewi    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0