19 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Salut!!! Penemu Uang Tolak Tali Asih, Sarankan Pemilik Kasih ke Panti Asuhan


Salut!!! Penemu Uang Tolak Tali Asih, Sarankan Pemilik Kasih ke Panti Asuhan
Finandar Astaman, baju putih bersama polisi dan pemilik uang. Finandar menyarankan uang bisa diberi ke panti asuhan dan Masjid. (screenshot/fb)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Salut. Ungkapan kekaguman itu laik diberikan pada warga Belengkong Paser, Kaltim. Terutama para penemu uang puluhan juta yang terserak di jalan.

Usai uang ditemukan dan dikembalikpa pada pemiliknya, para penemu uang menolak tali asih. Sumbangan apresiasi kejujuran itu sejatinya ingin diberikan pada para penemu uang. Namun, dengan halus mereka menolaknya.

Finandar Astaman, PNS yang juga salah satu penemu uang, mengatakan, adalah benar jika pemilik uang melalui pamannya ingin memberi amplop sebagai tanda apresiasi dan terimaka kasih kepadanya dan rekan-rekan penemu yang lain.

Klik Juga: Heboh! Uang Misterius Rp 86 Juta Tececer di Jalan, Uang Siapa?

“Amplop langsung ditaro di kendaraan saya saat hendak pulang.” Namun, ujar Finandar, “Uang tersebut saya kembalikan lagi kepada yang bersangkutan, karena saya merasa tidak berhak atas uang tersebut. Yang mengumpulkan uang bukan hanya saya. Ada beberapa teman saya dan masyarakat Pasir Belengkong,” ujar Finandar dalam laman Facebooknya, 20/10/2016.  

Ia melanjutkan, “Saya menolak pemberian tersebut dan menyarankan jika berkenan untuk menyerahkan pemberian tersebut kepada panti asuhan atau masjid yang berada di wilayah Pasir Belengkong. Karena kejujuran sahabat dan masyarakat Pasir Belengkonglah uang bapak tersebut dapat kembali,” saran Finandar.  

Diberitakan sebelumnya, Agus Subakti, pemilik uang misterius yang tercecer di jalan, ingin memberi apresiasi pada para penemu. “Insya Allah Mas, saya akan beri apresiasi sebagai imbalan,” ujarnya melalui ponselnya, kemarin. 

Klik Juga: Ini Pengakuan Warga Balikpapan, Pemilik Puluhan Juta yang Terserak di Jalan

Reporter : rap    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0