23 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Metro Tv dan Kompas Diusir Massa Bela Islam karena Dinilai Tidak Berimbang


Metro Tv dan Kompas Diusir Massa Bela Islam karena Dinilai Tidak Berimbang
Pengunjuk rasa membentangkan poster penolakan terhadap dua media yang dinilai sering menyudutkan Islam. (Fb)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Tragedi menggelikan terjadi di Medan dan Jakarta. Dua media besar nasional diusir massa Bela Islam. Yakni, Metro Tv dan Kompas.

Video pengusiran kru Metro Tv beredar di sosial media. Video berdurasi 2 menit 43 detik itu menunjukan detik-detik pengusiran media Surya Paloh, yang dinilai tidak berimbang dan menyudutkan Islam.

“Usir Metro Tv!” teriak massa di laman Masjid Agung Medan.

“Anda televisi yang tidak kredibel. Tidak pernah berimbang tentang Islam. Anda anti Islam, silakan keluar,” teriak orator, dalam tayangan video tersebut. Orator tersebut meminta massa tenang dan tidak melakukan aksi anarkis apapun. Ia meminta aparat untuk mengusirnya.

Klik Juga: Hari Ini, Masjid Istiqlal Serasa Makkah

Mobil yang mengangkut kru media itu pun keluar dari masjid. Video tersebut diviral dari akun Facebook Nurlely Siregar. Ia juga menulis di statusnya, “Detik detik MetroTV diusir dari halaman Mesjid Agung karena selama ini tidak kredibel dan lebih merupakan wakil pembohongan dan menjelekkan Islam. Allahu Akbar!” Video itu sudah dibagikan 177 kali dan dilike 308 netizen.

"Kalian sering mempermalukan Islam. Hari ini giliran kalian dipermalukan," tulis netizen lain. 

Di tempat lain, para pengunjuk rasa juga membawa poster besar bertuliskan: Mohon maaf untuk media bayaran. Mohon tidak usah datang liput 4 November 2016. Jangan dipelintir beritanya. Di poster itu tertulis dua media, yaitu Kompas dan Metro Tv. 

Klik Juga: Hari Ini Jadi Hari Persatuan Muslim Indonesia, Jutaan Manusia Putihkan Ibu Kota

Reporter : Lina Saskia    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0