25 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Breaking News Berita Rekomendasi

Pemerintah Putuskan Ambil Alih Blok Mahakam


Pemerintah Putuskan Ambil Alih Blok Mahakam

KLIKBALIKPAPAN- Pemerintah Republik Indonesia memutuskan akan mengambil alih sepenuhnya Blok Mahakam.

Seperti dikutip dari KOMPAS.com, Selasa (26/5), Presiden RI Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam siaran pers yang diterima Antara, Senin (25/5/2015) menegaskan, pengelolaan Blok Mahakam akan diambil alih oleh pemerintah. 

"Presiden Joko Widodo menegaskan kembali bahwa pemerintah telah memutuskan, pengelolaan Blok Mahakam akan diambil alih oleh pemerintah," kata Pratikno.

Blok Mahakam, blok minyak dan gas terbesar di Indonesia yang berada di kawasan Delta Mahakam, Kalimantan Timur, saat ini dikelola Total E & P Indonesie dan Inpex Corp.

Berdasarkan data Wikipedia, Sejak 1968, Total E & P Indonesie yang dulunya bernama Campaigne Francaise du Petrole (CFP) telah bekerjasama dengan Pertamina melalui skema Production Sharing Contract (PSC). Namun, ekplorasi pertama di Muara Tebo, Jambi gagal mendulang minyak.

Baru pada 1971, Total dan Inpex sepenuhnya dipercaya pemerintah sebagai operator Migas di Blok Mahakam. Setelah sekitar setahun mencari, mereka akhirnya menemukan ladang Migas yang disebut Bekapai, disusul Handil, Tambora, Sisi Nubi yang membuat Total menjadi operator gas terbesar di Indonesia .

Setelah perpanjangan kontrak di tahun 1997, kontrak kerjasama dengan dua perusahaan raksasa Migas itu akan berakhir di 2017

Isu soal siapa yang akan mengelola Blok Mahakam pasca kontrak menjadi hangat sejak 2 tahun terakhir. Pemerintah Daerah Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga menunggu keputusan pemerintah akan nasib Blok Mahakam. Pemerintah daerah berharap pemerintah pusat memberikan jatah pengelolaan Blok Mahakam melalui scenario Participating Interest (PI). 

(*)

Reporter : Sereal Ibrahim    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0