23 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Polda Kaltim Bersama TNI Terjunkan 2.336 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru


Polda Kaltim Bersama TNI Terjunkan 2.336 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru
Kapolda Kaltim Irjen Pol Safarudin (kiri)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Polda Kaltim  bersama  TNI siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kaltim dengan menerjunkan 2.336 personel. Mereka ditempatkan di seluruh gereja pusat keramaian seperti mall, tempat rekreasi, dan fasilitas publik, serta objek vital nasional.

"Selain itu, para personel tersebut nantinya akan bertugas pada pos pengamanan yang berjumlah 44 unit dan  pos pelayanan sebanyak 30 unit yang tersebar di beberapa titik sebagai antisipasi menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan,"kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin, Selasa 20/12

Pada kesempatan yang sama Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berharap perayaan Natal  2016  dan menyambut tahun baru 2017 di Kaltim berjalan aman, lancar, tentram dan tanpa gangguan, sehingga Umat Nasrani bisa   merayakan Natal dan tahun baru 2017 dengan penuh khidmat.

"Kami sudah sepakati masing-masing tugas, baik dari kepolisian dan TNI untuk pengamanan Natal 2016 dan perayaan tahun baru 2017. Karena itu diimbau kepada masyarakat Kaltim untuk tetap bersatu menjaga keamanan, ketertiban dan situasi  kondusif ini," kata Awang 

Pemprov bersama seluruh pemangku kepentingan menyadari sepenuhnya, bahwa ke depan  tantangan perubahan semakin hari semakin kompleks dan beragam. Termasuk tuntutan perubahan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat dan bernegara.

"Menjaga situasi yang kondusif seperti sekarang ini, tentu bukan tanggungjawab kepolisian maupun TNI semata, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat. Maka dari itu menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2017, kewaspadaan dini harus tetap diingkatkan," ujarnya.

Awang Faroek menambahkan, Pemprov  juga sangat terbantu dengan keberadaan  beberapa forum yang sudah terbentuk di Kaltim, seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaaan (FPK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) maupun   Tim Terpadu Pengananan Gangguan Keamanan Daerah (TTPGKD).

Tidak kalah pentingnya diharapkan pula paguyuban-paguyuban yang dibentuk agar dapat melaksanakan tugas dan fungsi untuk terus memelihara kedamaian.

 "Karena itu, keberadaan forum dan paguyuban yang mempunyai tugas memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama sesuai kapasitas masing-masing," kata  Awang Faroek.

Reporter : Humas Pemvrop Kaltim    Editor :



Comments

comments


Komentar: 0