19 Agustus 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Puasa, Terapi Pengobatan untuk Segala Penyakit


Puasa, Terapi Pengobatan untuk Segala Penyakit
Titin Ayu Lestari. doc pribadi

Bagi umat muslim, puasa adalah salah satu ibadah yang dilakukan dengan cara tidak makan dan minum dan menghindari hal-hal yang dapat membatalkannya dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari dengan niat dan beberapa syarat tertentu. Puasa sendiri mengajarkan berbagai hikmah yang kita dapat rasakan yaitu pengendalian hawa nafsu, melatih kesabaran dan lebih peduli dengan lingkungan sosial.

Selain itu puasa juga dapat menyehatkan tubuh dan menyehatkan saluran pencernaan. Bagaimana caranya ?  Banyak orang masih bingung bagaimana caranya puasa dapat menyehatkan tubuh sedangkan kita tidak makan dan minum lebih dari 12 jam. Nah, dari pertanyaan tersebut mari kita mengulas sedikit bagaimana puasa dapat menyehatkan tubuh.

Puasa berarti mengistirahatkan saluran pencernaan dari makanan dan minuman. Pada saat berpuasa organ-organ yang di dalam pencernaan akan istirahat untuk memproses apapun yang kita konsumsi sehingga saat masa istirahat tersebut organ akan lebih sehat. Dan selama menjalankan  puasa lambung kita menjadi kosong sehingga makanan yang masuk lebih mudah diserap dan menghindari masuknya bakteri dan kuman yang menjadi  salah satu penyebab penyakit sehingga kita jauh lebih sehat.

Penelitian juga menunjukkan, puasa sangat baik dilakukan  oleh orang dengan kadar kolesterol tinggi di dalam darahnya. Seperti yang diketahui, kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan terjadinya penyumbatan di pembuluh darah. Jika hal ini terjadi maka terjadilah stroke dan bila terjadi di daerah jantung maka bisa menyebabkan penyakit jantung. Dari hasil penelitian juga, puasa dapat meningkatkan kolesterol ‘baik’ sebanyak 25 titik dan menurunkan kolesterol ‘jahat’ dalam tubuh.

Pada orang yang sehat, puasa dapat menghindari terjadinya berbagai penyakit salah satunya diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 adalah keadaan dimana tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin. Diabetes pada tipe  ini ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. Ketika berpuasa, tubuh dengan sendirinya mengurangi konsumsi kalori secara fisiologis. Hal ini bisa mengurangi sirkulasi hormon insulin dan kadar gula darah. Maka sensitivitas hormon insulin meningkat dan kadar gula darah berkurang sehingga ketika kita dapat mengontrol kadar gula darah dengan baik maka dapat menghndari penyakit diabetes tipe 2 ini.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science Traditional Medicine (Amerika) dijelaskan bahwa puasa  juga dapat membantu melawan penyebaran sel-sel kanker dan memperlambat pertumbuhan dan penyebaran tumor. Respon sel-sel kanker dan tumor terhadap puasa akan menyebabkan sel-sel kanker menjadi semakin lemah karena tidak mendapatkan pasokan nutrisi dalam darah dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga dalam keadaan berpuasa sel-sel kanker akan mati dan menghancurkan diri sendiri sebagai akibat terus-menerus membelah diri dengan cepat tanpa asupan nutrisi.

Nah, agar puasa yang kita jalankan dapat bermanfaat bagi kesehatan, maka harus dilaksanakan dengan benar. Puasa yang benar adalah puasa dengan sesuai kaidah agama dan juga kesehatan. Beberapa tips berpuasa dengan benar yaitu, pertama makan dan minum yang cukup pada saat sahur dan memperbanyak mengkonsumsi air putih. Kedua, mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan berwarna kuning,hijau tua, dan merah,selain itu sebaiknya pilih makanan alami karena lebih aman. Misalnya karbohidrat yang diperoleh dari nasi, kentang, mie atau jagung. Protein dari daging, ikan, tempe, tahu, dan lain-lain.

Saat berbuka puasahendaknya tidak makan sekaligus banyak, tapi secara bertahap. Dimulai dengan menikmati makanan ringan atau minuman yang manis-manis. Jika suka kurma, sebaiknya makanlah buah kurma sebanyak 3 biji sesuai anjuran Rasulullah SAW . Selain berguna untuk menyuplai energi, kurma juga kaya kandungan zat gizi seperti kalium, magnesium, niasin, dan serat. Istirahat di waktu siang hari. Ini berguna untuk menghindari keluarnya keringat yang sangat banyak. Jika ingin olahraga, bisa dilakukan pada sore hari sekitar satu atau setengah jam sebelum berbuka. Nah, itu beberapa tips dari saya semoga bermanfaat.

 

Penulis : 

Titin Ayu Lestari

Program Studi Ilmu Keperawatan

Fakultas Ilmu Kesehatan 

Universitas Muhammadiyah Malang

 

 

Reporter :     Editor : Hamdan



Comments

comments


Komentar: 0