22 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pengusaha Keluhkan Ekonomi Lesu


Pengusaha Keluhkan Ekonomi Lesu
Kelesuan ekonomi makin tampak seiring menurunnya daya beli masyarakat. (gi)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Banyak pihak memandang ekonomi Indonesia sedang lesu. Hal itu terlihat dari beberapa roda sektor bisnis yang melambat, tak terkecuali di sektor ritel.

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk pemilik minimarket Indomaret, misalnya. Melansir dari keterbukaan informasi, Selasa 1/8/2017, sepanjang semester I-2017 perseroan hanya mampu membukukan laba bersih Rp 30,5 miliar.

Pada periode yang sama tahun lalu, Indoritel Makmur Internasional mampu membukukan laba bersih Rp 105,5 miliar. Itu artinya laba bersih perseroan merosot 71,03%.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Tutum Rahanta mengatakan saat ini industri ritel tanah air terasa melemah.

"Yang terasa paling besar di ritel pakaian berkisar 15%. Penurunannya itu year on year di puasa dan Lebaran kemarin," tuturnya, dilansir detikFinance.

Tutum merasa heran data-data makro ekonomi terlihat baik, tapi kondisi nyata di lapangan tidak terasa bagi pelaku industri ritel.

"Ini catatan penting bagi pemerintah. Makronya baik tapi kenapa ini enggak nyambung. Apa penyebabnya," imbuhnya.

Tutum menambahkan, ritel di sub sektor minimarket paling merasakan daya beli masyarakat yang melemah. Sebab perusahaan minimarket bersentuhan langsung dengan masyarakat menengah ke bawah. Namun dirinya tidak memiliki data berapa penurunan penjualan di segmen minimarket.

"Yang berhubungan langsung dengan konsumen di bawah itu minimarket, seperti Indomaret dan Alfamart. Mereka yang merasakan langsung orang punya duit apa enggak," terangnya. Tapi, laba Indomaret dan Alfamaret diakui semakin anjlok. 

Reporter : Nina Kaharwati/ Dtk    Editor : Nikita Farmela



Comments

comments


Komentar: 0