13 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kemenhub Tak Larang Transportasi Online, Kenapa Pemkot Menutup?


Kemenhub Tak Larang Transportasi Online, Kenapa Pemkot Menutup?
Layanan transportasi online. (be-optimized).

KLIKBALIKPAPAN.CO - Kementerian Perhubungan memastikan, Dinas Perhubungan di daerah tidak bisa melarang pengoperasian transportasi online.

Sebab, Permenhub Nomor 26Tahun 2017 masih berlaku hingga 1 November tahun ini.

Plt Dirjen Perhubungan Darat Hindro Surahmat mengatakan, pelarangan pengoperasian transportasi online hanya bagi yang tidak sesuai dengan Permenhub 26 Tahun 2017.

"PM 26 masih berlaku yang sesuai dengan PM 26 harus masih berlaku, kecuali yang tidak sesuai," tegas Hindro.

Hindro mengungkap, Permenhub 26/2017 memang gugur atau tidak berlaku usai adanya putusan oleh Mahkamah Agung.

Namun, putusan tersebut bukan berarti langsung berlaku pada saat itu juga, melainkan berlaku efektif 90 hari setelah putusan.

Lantaran itu Hindra mengungkapkan salah besar jika Dinas Perhubungan menghentikan sementara pengoperasian transportasi online.

Sementara di Balikpapan, Pemkot justru berani secara sepihak menutup layanan transportasi online. Hal itu memicu protes keras dari warga Balikpapan.

Akibatnya ratusan warga yang bergabung dalam driver transportasi online melakukan aksi memprotes kebijakan Pemkot.

"Layanan transportasi online sekarang kebutuhan. Membantu masyarakat. Kami juga terbantu dapat penghasilan. Pemkot mau bayari hidup kami?" ujar Andi, salah satu peserta yang ikut aksi.

Salah satu pengguna transportasi online, Dani, juga mengemukakan kekecewaannya. Ia berpendapat, Pemkot melangkahi wewenangnya.

Katanya, di Bandung juga dilakukan penutupan. Akhirnya diprotes warga. Kemenhub pun memastikan tidak melarang.

"Lah kok Pemkot Balikpapan malah ikut-ikut. Kalau Kemenhub tidak melarang, kenapa Pemkot berani melangkahi wewenang?" ujarnya.

Masyarakat Balikpapan membuat petisi penolakan penutupan transportasi online. Layanan tersebut dinilai sebagai buah perkembangan zaman.

Reporter : Cunyu/ Dtk    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0