20 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Diduga Adu Ilmu Kebal, Seorang Pelajar Tewas


Diduga Adu Ilmu Kebal, Seorang Pelajar Tewas
Ilustrasi duel maut. (lipt)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Perkelahian antarpelajar atau kerap disebut duel ala gladiator kembali terjadi. Tapi, kali ini perkelahian yang melibatkan enam siswa SMP Islam Asy Syuhada dengan SMP Lewibatu itu menyebabkan salah seorang siswa, ARS (16 tahun), meninggal dunia.

Perkelahian itu terjadi di lapangan di Desa Gobang, Kampung Leuwi Halang, Rumpin, Kabupaten Bogor, akhir pekan lalu, Jumat, 24/11/2017.

Kapolsek Rumpin Kompol Surdin Simangunsong menjelaskan, ARS adalah siswa SMP Islam Asy Syuhada meninggal karena kehabisan darah akibat dibacok lawannya. "Sudah sempat mendapat tindakan medis dari Puskesmas Rumpin, tapi meninggal sekitar pukul 17.45 WIB," ujarnya dikutip dari Republika, Minggu, 26/11/2017.

Korban, sambung Surdin, terluka lantaran benda tajam hingga mengakibatkan sobek di pinggul, lengan kanan sebelah atas, dan tangan kanan sebelah bawah. Informasi itu didapat Surdin berdasar pernyataan saksi, Fadlan (18), siswa SMK Islam Asy Syuhada.

Pertarungan antardua sekolah ini, Surdin menjelaskan, diduga sudah direncanakan sebelumnya. "Lokasi perkelahian maupun waktunya, telah mereka tentukan dulu. Mereka janjian bertemu di lapangan terbuka setelah pulang sekolah," ucapnya.

Menurut Surdin, saat ini, timnya sedang melakukan penyelidikan mendalam. Meski keluarga menolak otopsi, penyelidik tetap menangani kasus dengan memeriksa lokasi kejadian dan memperdalam pernyataan saksi. Beberapa barang bukti berupa sehelai baju koko putih, sweater merah marun, dan celana seragam berwarna biru telah diamankan.

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, perkelahian kali ini tidak jauh berbeda dengan kasus gladiator beberapa waktu lalu. Hanya, untuk yang ini, pelaku dan saksi menyebutnya sebagai adu ilmu kebal. "Saat duel, salah satu yang dianggap tidak punya kekebalan meninggal," tuturnya.

Untuk pelaku, Dicky menambahkan, belum ditangkap, menunggu kepastian pernyataan sejumlah saksi. Ia juga belum bisa memastikan ancaman hukuman yang akan diterima pelaku. 

Reporter : Sutopo/ Rol    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0