20 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gurihnya Bisnis Raksasa Vaksin


Gurihnya Bisnis Raksasa Vaksin
Pendapatan penjualan vaksin global. (CnnIndonesia)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Di balik vaksin, ada bisnis menggiurkan yang mungkin belum banyak diketahui orang. Bahkan, nilai pendapatan pasar vaksin global diperkirakan tembus puluhan miliar dolar per tahun.

Dalam tayangan CNN Indonesia yang dilihat Klik, 8/12/2017, di YouTube bertajuk "Vaksin, Bisnis Raksasa Dunia", menunjukan angka yang sangat menggiurkan. Dalam tayangan berdurasi enam menit lebih itu, presenter memaparkan lingkaran besar bisnis gurih vaksin dunia.

Sebagai pembuka, presenter menegaskan: "Vaksin tidak melulu soal kesehatan. Ada uang, ada vaksin. Ada bisnis besar di balik sebaran vaksin di seluruh dunia, termasuk Indonesia."

Pendapatan penjualan vaksin Biofarma. (bio)

Dalam paparannya, angka penjualan vaksin cukup mencengangkan. Tahun 2014, keuntungan vaksin global mencapai Rp 33,1 miliar dolar As. Tahun 2016, menurun di angka Rp 24 miliar dolar. Tahun 2019, diprediksi akan melonjak lagi di kisaran Rp 57,9 miliar dolar As.

Pendapatan penjualan vaksin juga meningkat bila melihat data BUMN Biofarma. Dalam data Biofarma, pendapatan penjualan vaksin tahun 2011 sebesar Rp 1,32 triliun. Tahun 2012, meningkat menjadi Rp 1,43 triliun.

KLIK JUGA: Surat Terbuka untuk Ulama dari Orangtua Korban Vaksin

Dokumen bertajuk: Global Vaccine Market Features and Trends, Miloud Kaddar. (who)

Tahun berikutnya, melonjak menjadi Rp 1,84 triliun. Tahun 2015, meningkat lagi menjadi Rp 2,04 triliun. Tahun 2015, melesat pula di angka Rp 2,34 triliun. Begitu pula tahun 2016 di angka Rp 2,6 triliun.

Untuk tahun 2017, Biofarma menargetkan sebesar Rp 3 triliun. Seiring itu, produsen vaksin asal Indonesia BUMN Biofarma ini juga menaikan target pasarnya di dalam negeri.

Data serupa juga bisa dilihat dari dokumen WHO, bertajuk: Global Vaccine Market Features and Trends. Data ini ditulis Miloud Kaddar, Senior Adviser, Health Economist WHO, yang diperoleh Klik, 8/12/2017. 

Dokumen itu merinci pendapatan global hasil penjualan vaksin dan rencana pengembangan ke depan penjualan vaksin di 60 negara berkembang, termasuk Indonesia. Saat ini ada 120 jenis vaksin baru yang sedang dikembangkan.

Dalam dokumen di laman 6 tertulis, Vaccines: becoming an engine for the pharmacheutical industry. Gurih, bukan? Video bisnis raksasa vaksin bisa Klik di sini.

KLIK JUGA: Warga Heran Cakupan Imunisasi Tinggi, Bakal Vaksin Massal Lagi

Reporter : Nina Kaharwati    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0