20 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

PDAM Balikpapan Terus Tingkatkan Penyediaan Air Bersih


PDAM Balikpapan Terus Tingkatkan Penyediaan Air Bersih

KLIKBALIKPAPAN.CO – Direksi memaparkan bentuk tanggung jawab pemerintah kota dan pusat perlu diapresiasi, karena kebutuhan air baku yang begitu penting bagi hajat hidup orang banyak.

Dengan adanya Waduk Teritip dan pelaksanaan pembangunan IPAM di kelurahan Teritip nantinya, berharap dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Balikpapan. Apalagi program perumahan rakyat yang dicanangkan pemerintah diharapkan harus memenuhi kebutuhan air bersih.

PDAM Balikpapan pun terus berupaya merealisasikannya. Begitu pula di wilayah Balikpapan Barat, beberapa tahun mengalami kondisi tak maksimalnya distribusi air PDAM kepada pelanggan yang bermukim di Kampung Baru. Alhamdulillah tanggal 17 Agustus 2017, Walikota Balikpapan H. Rizal Effendi, meresmikan berdirinya IPAM Kampung Baru, yang targetnya selesai Agustus 2017.

IPAM itu berkapasitas 50 liter/detik, yang nantinya bisa melayani sekira 3.500-4.000 pelanggan SR (sambungan rumah), yang masuk dalam sistem pengelolahan air minum (SPAM) PDAM. Targetnya, keberadaan IPAM ini bisa mengatasi gangguan distribusi pelanggan yang berada di daerah tinggi, seperti di kawasan Kampung Baru dan sekitarnya, yang saat ini masih ada tidak optimal terlayani 24 jam.

“IPAM Kampung Baru juga kami targetkan bisa masuk wilayah lain yang belum terlayani PDAM untuk pelanggan baru. Seperti  di kawasan Margomulyo, Baru Ulu, daerah pantai dan sekitarnya.”

Mengapa di kawasan Kampung Baru selama ini belum optimal terlayani ? Karena pasokan distribusi air PDAM masih disuplai dari IPAM Batu Ampar. Padahal, di saat yang sama, IPAM Batu Ampar  juga menanggung “beban” dengan melayani cukup banyak area pelanggan di wilayah lain, termasuk sejumlah perumahan baru yang berlokasi di Balikpapan Utara dan Kariangau.

Direksi, sangat optimis problem layanan air bersih PDAM di kawasan Kampung Baru dan sekitarnya di wilayah Balikpapan Barat akan teratasi, saat IPAM Kampung Baru termasuk kebutuhan Jaringan Pipa Induk  sudah optimal beroperasi.

  • Standar Manajemen Mutu sebagai system pengawasan yang berkelanjutan dalam menjalankan roda Bisnis PDAM.

Melalui Visi, Misi dan Strategis PDAM Kota Balikpapan dalam menjalankan Roda Perusahaan agar lebih baik dan berkesinambungan, PDAM Kota Balikpapan berpegang pada prinsip Kebijakan Standar Manajemen Terpadu sebagaimana disebutkan sebagai berikut:

  1. Mengupayakan kepuasan pelanggan melalui standar mutu terbaik, handal dalam pekerjaan dan prima dalam pelayanan.
  2. Proses produksi yang efisien untuk mendapatkan hasil yang kompetitif, serta meningkatkan kesejahteraan karyawan.
  3. Mematuhi dan mentaati ketentuan peraturan perundangan dalam bidang mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan, kemudian mengintegrasikan ke semua aspek kegiatan.
  4. Menerapkan dan meningkatkan Sistem Manajemen Mutu (SMM), Sistem Manajemen Lingkungan (SML) dan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta mengoptimalkan pemakaian sumber daya alam, mencegah pencemaran, mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dalam setiap kegiatan operasional perusahaan.
  5. Dengan mempertimbangkan faktor teknologi dan keuangan, terus melakukan perbaikan dan pengembangan berkesinambungan terhadap pemenuhan persyaratan SMT.
  6. Memelihara hubungan yang sehat dan harmonis dengan Pemerintah, Industri dan Masyarakat sekitar operasional dalam rangka pengelolaan operasional perusahaan yang berwawasan lingkungan serta keselamatan dan  kesehatan kerja.

Dengan memegang Sistem Manajemen Mutu, Direksi, Manajemen dan seluruh staf  berkomitmen melaksanakan dan menjalankan Kontinuitas Pelayanan Air Bersih yang berkesinambungan kepada masyarakat, berikut adalah system pengawasan yang menjadi komitmen PDAM Kota Balikpapan, diantaranya melalui system :

  1. 1.     ISO 17025:2005 pada tanggal 23 Maret 2007 - Sebagai Laboratorium Penguji
    1. 2.     ISO 9001:2008 sejak tanggal 03 Maret 2010 - Standar Manajemen Mutu Sistem Proses Pelayanan PDAM
    2. 3.     ISO 9001:2008 pada tanggal 27 November 2011- Standar Manajemen Mutu IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah –  Sanitasi)
    3. 4.     Sertifikat HALAL - LPPOM MUI  pada tanggal 15 Juli 2012
    4. 5.     ISO 14001:2008 pada tanggal 17 Januari 2013 - Standar Manajemen  Mutu Lingkungan
    5. 6.     OHSAS 18001:2007 pada tanggal  11 Juli 2014. Standar Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
    6. 7.     SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja), pada  18 Agustus 2014. Katagori Gold  untuk Tingkat Lanjutan.
    7. 8.     OMBUDSMAN Republik Indonesia, Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik UU25 Tahun 2009, Tentang Pelayanan Publik, menerima 03 Desember 2014.

Standar mutu tersebut menjadikan PDAM Kota Balikpapan harus lebih giat dan berinovasi dalam meningkatkan pelayanan Profesional kepada Masyarakat Pelanggan. Tantangan PDAM Kota Balikpapan untuk 4 tahun kedepan sejak tahun 2015 hingga 2019 nantinya, merupakan langkah yang harus ditempuh mulai saat ini hingga kedepannya, dimana Direksi PDAM Kota Balikpapan bersama jajaran Manajemen PDAM akan terus menunjukkan upaya maksimal, agar dapat memperbaiki keadaan perusahaan menjadi terus lebih baik dalam menyediakan air bersih kepada masyarakat.

Reporter : Dicky Sera    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0