23 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

4 Ribu Perusahaan Disurati Terapkan UMK 2018


4 Ribu Perusahaan Disurati Terapkan UMK 2018
Tirta Dewi, Kadis Disnaker Kota Balikpapan (klik)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Dinas Tenaga Kerja kota Balikpapan, Kalimantan Timur telah menyurati sekitar 4 ribu perusahaan yang beroperasi diwilayahnya agar dapat menerapkan Upah Minimum Kota (UMK) sebesar Rp2.617.736. Pembayaran UMK ini terhitung sejak 1 Januari 2018.

Selain itu, semua peusahaan harus menyampaikan laporannya paling lambat 7 Februari 2018 mendatang.  Bagi perusahaan yang tidak melaksanakan penerapan ini terancam kurungan badan atau denda maksimal Rp400 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita sudah surati mereka dan bulan depan harus mereka (perusahaan) laporkan. Nilai UMK ini naik sebesar 8,7 persen dari tahun lalu.  Pemberlakuan ini menyusul telah diterbitkannya  SK Gubernur Kaltim tentang penerapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim,”kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Balikpapan Tirta Dewi, Jumat 12/1

Ia mengatakan pelaksanaan UMK Balikpapan ini mulai berlaku per 1 Januari 2018. Oleh karenanya pekerja diminta aktif melapor jika perusahaan tempatnya bekerja tidak menerapkan aturan UMK. 

“Nanti kita liat bulan depan. Jika memang kita temukan perusahaan yang tidak melaksanakan aturan ini. Selanjutnya, pengawas akan mengeluarkan nota untuk tindakan berupa sanksi yang akan diberikan nantinya,”ujarnya

Sementara jumlah penganggurabn dikota Balikpapan mencapai 16.000 orang atau 5,80 persen dari jumlah penduduk sebesar 750 ribu jiwa.

“Sekitar 60 persen angkatan kerja baru tamatan SMA, sedangkan Sarjana berkisar 15 persen. Sementara sisanya dari pendidikan SMP dan lainnya. Kalau pendatang pengangguran bertambah itu jumlahnya kecil sekitar 1 persen. Itu dari mereka yang datang kemudian melapor ke kita ya, tapi yang tidak melapor dengan tidak membuat kartu kuning kami tidak tahu,” sambungya.

Upaya yang telah dilakukan dan menjadi agenda tahunan adalah pelaksanaan jon market fair baik yang dilakukan oleh pemerintah daerah, perusahaan maupun Perguruan Tinggi seperti Politeknik Negeri Balikpapan. 

“Selain itu kita juga meningkatkan kapasitas pekerja melakukan program magang dan pemberikan sertifikasi kompetensi. Ini untuk menaikan daya saing pekerja kita,”ujarnya.

 
Reporter : Wawan    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0