23 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Lagi, Puluhan Santri Tumbang Setelah Disuntik Vaksin Difteri


Lagi, Puluhan Santri Tumbang Setelah Disuntik Vaksin Difteri
Para santri di Jember tumbang setelah divaksin. (Detik)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Tidak henti-hentinya vaksin difteri mengakibatkan jatuhnya korban. Setelah beberapa anak meninggal dunia di Karawang, Jogja, dan Tangerang.

Lalu, ratusan santri sakit massal di pesantren Madura beberapa pekan silam. Kali ini, puluhan santri di Jember juga tumbang.

Puluhan santri pondok pesantren Madinatul Ulum, Jenggawah, Jember, Jawa Timur mendadak pingsan massal. Kejadian itu, tak lama setelah para santri disuntik serentak vaksin difteri yang dilaksanakan petugas Puskesmas Jenggawah, Selasa, 27/2/2018.

Sesudah siuman, bukannya sehat malah para santri menjalani kejadian lanjutan berupa buang-buang air besar, mual, pusing dan panas tinggi.

Menyaksikan ratusan santri kesakitan, pengurus pondok pesantren Madinatul Ulum, Karim, menghubungi orangtua para santri untuk lekas datang.

"Waktu Maghrib langsung sudah ada yang panas, kejang-kejang, bergantian itu terus hingga malam. Yang divaksin itu, murid Tsanawiyah dan Aliyah," jelas Karim, 28/2/2018.

Salah satu orangtua santri, Siti Maryam, menyampaikan bahwa keadaan anaknya makin melemah sesudah disuntik vaksin difteri. Pengurus pondok pesantren juga membawa lekas anaknya ke Puskesmas Telumbangan untuk mendapatkan perawatan medis.

"Aku dibel (telpon) sama pak Ustadz pengurus pondok pesantren Madinatul Ulum yang memberitahukan anak ibu sakit, langsung aku berangkat. Begitu sampai sini anak aku mau semaput (pingsan)," ujar Siti Maryam dengan nada khawatir.

Bagi para santri yang kondisinya tak parah, dirawat tim medis Puskesmas Jenggawah di salah satu ruangan yang sudah ada pondok pesantren Madinatul Ulum.

Kasus ini, ditangani oleh petugas Polsek Jenggawah dengan meminta keterangan dari beberapa saksi mata.

Salah seorang santri, Abdullah Fakih mengaku kepalanya terasa pusing usai diimunisasi Difteri. "Perutnya juga terasa mual," katanya.

Pengasuh Ponpes Madinatul Ulum, KH Lutfi Ahmad, mengatakan santri yang mengalami sakit itu semuanya siswa SMP di bawah naungan Yayasan Ponpes Madinatul Ulum. Para santri ini sebelumnya menjalani imunisasi Difteri.

"Sebanyak 73 santri Pondok Pesantren Madinatul Ulum di Jember Jawa Timur dilarikan ke Puskesmas setempat, usai menjalani imunisasi Difteri. Mereka mengalami pusing dan mual-mual," jelasnya.

Kepala Puskesmas Jenggawah, dr Nuri mengakui efek dari imunisasi Difteri adalah tubuh akan mengalami demam. Ini dikarenakan adanya reaksi pembentukan antibodi.

"Sudah kita obati sesuai dengan kondisi masing-masing," kata Nuri.

Reporter : Sutopo/ Int    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0