18 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Mantan Karyawan Hotel Budiman Mengadu Ke Dewan


Mantan Karyawan Hotel Budiman Mengadu Ke Dewan
Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Ida Prastuti

KLIKBALIKPAPAN.CO -Sekitar sepuluh orang perwakilan karyawan Hotel Budiman mendatangi gedung DPRD Kota Balikpapan , Kamis (12/4).

Kedatangan mereka menuntut kejelasan nasib mereka yang tidak bayar gajih mereka selama satu  tahun oleh manajemen  Hotel Budiman.

Salah satu perwakilan karyawan , H Mislan mengaku kecewa dengan sikap manajemen hotel, yang tidak membayar gaji mereka . Dia merasa  dirugikan dengan sikap manajemen  hotel yang tidak sebanding dengan hasil kerja yang  sudah diberikan.

"Saya kecewa tunjangan  pensiun saya jadi hilang dan pesangon saya tidak dibayar," kata H Mislan yang sudah bekerja di Hotel Budiman selama 33 tahun ini.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kota Balikpapan memberi batasan kepada pemilik hotel Budiman untuk memberikan kejelasan terkait pembayaran gaji mantan karyawan yang tertunggak selama 1 tahun lebih.

Hal itu disampaikan Anggota KomisiIV DPRD Kota Balikpapan Ida Prastuti ketika memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memediasi sengketa antara mantan karyawan dan pemilik Hotel Budiman, Kamis siang.

"Kami sudah kesepakatan dengan  kedua belah  pihak, kamis mendatang mereka diketemukan lagi untuk membuat perjanjian tertulis," jelas Ida.

Menurut Ida, baik pemilik hotel atau karyawan sudah sepakat untuk membuat perjanjian pembayaran secara tertulis sesuai dengan ketentuan Undang Undang 13 tahun 2003 tentang ketenagaankerjaan.

Ida menjelaskan, pertemuan kedua belah pihaknya dijadwalkan akan dilaksanakan pada kamis mendatang di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan.

Ida menegaskan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kembali kepada pihak pengelola Hotel Budiman, apabila tidak memenuhi kesepakatan.

Menurut Ida, pihaknya pengelola hotel sudah sepakat untuk memenuhi pembayaran sekitar 20 mantan karyawan, dengan besaran yang sudah ditetapkan.

Reporter : MAULANA HAFID    Editor : maulana hafid



Comments

comments


Komentar: 0