22 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Warga Balikpapan Diimbau Tak Berenang ke Laut


Warga Balikpapan Diimbau Tak Berenang ke Laut
Kondisi pantai di Balikpapan yang masih terdampak tumpahan minyak. (Klik)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Pertamina sejak Sabtu, 21/4/2018, telah memasang poster-poster anjuran untuk tidak berenang di laut sampai KLHK mengumumkan hasil uji baku mutu air. 

Pemasangan poster tidak hanya di aset Pertamina seperti Pantai Cafe Kilang Mandiri, tapi juga berkoordinasi dengan pengelola pantai yang bukan asset Pertamina sampai dengan Pantai Monpera. 

Region Manager Communication & CSR Kalimantan, Yudi Nugraha, menjelaskan, Pertamina terus melakukan upaya pembersihan di pesisir Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara. 

Namun demikian, beberapa kelurahan yang terdapat mangrove, saat ini dihentikan proses pembersihannya atas arahan dari KLHK dikarenakan masih menjadi objek penghitungan dari kerusakan.

"Proses pembersihan yang dilakukan tim gabungan dari perwakilan pemerintah, aparat wilayah terdampak, dan Pertamina diawali dengan melakukan verifikasi kondisi dampak ceceran minyak terhadap wilayah tersebut yang diukur dengan persentasi," jelasnya.

Setelah didapat titik awal status, pembersihan dilakukan sesuai kondisi. Targetnya mencapai kondisi 100%.

Bagaimana indikatrnya? Kata Yudi, "Kondisi 100% ini ditandai dengan tidak terlihatnya lagi sisa sisa minyak yang menempel di daratan maupun di air."

Sampai kemarin (22/4), dari 14 kelurahan yang terletak di pesisir di Balikpapan sudah 9 kelurahan yang kondisi visualnya mencapai 100%. 

Sedangkan di Kabupaten PPU, dari 20 kelurahan yang terletak di pesisir, sudah 17 kelurahan yang mencapai kondisi visual 100%.

Reporter : Dicky Sera    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0