21 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tahun Politik, PNS Posting Ujaran Kebencian Bakal Dipecat


Tahun Politik, PNS Posting Ujaran Kebencian Bakal Dipecat
Ilustrasi ujaran kebencian. (Int)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Hati-hati bagi PNS saat berselancar di sosial media. Musababnya, Pegawai Negeri Sipil yang terbukti melakukan ujaran kebencian bisa dipecat.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Kabiro Humas BKN Mohammad Ridwan kembali mengingatkan, regulasi tersebut mengatur sanksi PNS. Hukumannya, tegas Ridwan, bertingkat dan paling berat bisa dipecat.

"Hukuman paling beratnya apa? Pemberhentian tidak dengan hormat alias dipecat. Kita akan lihat tingkatannya," tegasnya, kemarin.

Perilah sanksi bagi PNS yang memposting ujaran kebencian diingatkan Ridwan, menyusul masuknya tahun politik.

Ridwan mengatakan, aturan itu tidak hanya mengatur netralitas PNS, namun juga bisa digunakan untuk mengatur ujaran kebencian. 

"Kepala BKN cuma ingin menegaskan lagi tidak cuma, nggak hanya netralitas lho, ujaran kebencian yang meresahkan, itukan baru. Tapi itu bisa di-refer ke PP 53 tentang Disiplin PNS," bebernya.

Ridwan menambahkan, masyarakat bisa melaporkan PNS yang melakukan ujaran kebencian melalui lapor.go.id.

Kemudian, bisa pula memanfaatkan sejumlah media sosial BKN di Twitter twitter.com/bkngoid, Facebook facebook.com/bkngoid. Kemudian, masyarakat juga bisa melaporkan ke email humas@bkn.go.id

Tak hanya itu, Ridwan juga mengatakan masyarakat bisa melaporkan PNS yang bersangkutan ke pemerintah daerah hingga instansi yang menaunginya. 

"Sebenarnya tidak ada yang istimewa dengan pelaporan PNS yang lain. Maksudnya bisa berjenjang, katakanlah kalau daerah bisa gubernur, walikota, bupati bisa ke inspektoratnya," terang Ridwan.  

Reporter : Nina Karmila/ Dtk    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0