25 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ipda Auzar yang Dibunuh Teroris, Punya Pesantren dan Pengasuh Yatim


Ipda Auzar yang Dibunuh Teroris, Punya Pesantren dan Pengasuh Yatim
Ipda Auzar, personel Direktorat Lalu Lintas Polda Riau yang gugur ditabrak teroris. (Ist)

KLIKBALIKPAPAN. CO - Ipda Auzar, personel Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, meninggal dunia dalam insiden serangan teroris di Markas Polda Riau, Kota Pekanbaru.

Auzar yang meninggal dunia ditabrak mobil Avanza BM 1192 RQ dikenal sebagai sosok religius.

"Kita semua merasa kehilangan sosok beliau. Bukan hanya polisi, tapi juga ulama dan ustad di sini," jelas Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Rudi Syarifudin di Pekanbaru, Rabu, 16/5/2018, dikutip dari Antara.

Rudi mengatakan almarhum Ipda Auzar yang gugur di usia 55 tahun memulai karier di Lantas Polda Riau sejak dari bintara hingga kini menyandang pangkat ipda.

Sebagai atasan, Kombes Rudi juga menyebut almarhum memiliki sebuah pesantren dan yayasan anak yatim piatu yang mendidik lebih dari 500 anak.

Selama menjadi anggota Polri, Auzar aktif dalam pelbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Ia kerap memberi tausiah hingga disebut sebagai salah satu ustad yang disegani di internal polisi maupun masyarakat setempat.

Kombes Rudi mengatakan sebelum ditabrak, korban baru saja melaksanakan salat Duha di Masjid Polda Riau yang berlokasi di lantai dua. Shalat Dhuha itu, sambung Rudi, rutin dilakukan almarhum setiap pagi.

Reporter : Nina Karmila    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0