25 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tuai Polemik, Kemenag Tak Cabut Daftar Mubaligh


Tuai Polemik, Kemenag Tak Cabut Daftar Mubaligh
Rilis daftar Mubaligh versi Kemenag.

KLIKBALIKPAPAN. CO - Kementerian Agama telah merilis 200 daftar mubaligh yang bisa dijadikan referensi bagi umat Islam Indonesia. Dalam daftar itu, tidak ada nama Ustad Abdul Somad dan ustad lain yang kini digandrungi masyarakat.

Langkah Kemenag pun menjadi polemik di tengah masyarakat karena ada beberapa mubaligh pilihan umat yang justru belum masuk daftar tersebut. Lalu ada juga beberapa mubaligh yang namanya masuk dalam daftar rekomendas itu, mengaku keberatan namanya ada dalam daftar.

Kendati demikian, Sekjen Kemenag Nur Syam menegaskan pihaknya tidak akan mencabut daftar 200 mubaligh tersebut. Justru, menurut Syam, pihaknya akan merilis lagi daftar mubaligh lanjutan pada pekan ini.

"Ya, nanti kita akan teruskan ini, akan kita teruskan untuk rilis berikutnya. Kalau rilis awal 200, itu kita berharap minggu ini ada rilis yang kedua, dan berikutnya rilis ketiga dan keempat," ujar Nur Syam, dilansir Rol, Senin, 21/5/2018.

Menurutnya, rilis daftar mubaligh yang kedua akan didasarkan atas saran tokoh agama, ormas Islam, dan masyarakat. Kemenag akan tetap menerima masukan dari masyarakat baik yang kontra ataupun yang pro terhadap pembuatan daftar mubaligh tersebut.

"Tentu kita akan dengarkan saran-saran yang disamapaikan masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh agama," ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah sebenarnya bertujuan baik dalam pembuatan daftar mubaligh itu. Salah satunya yaitu memberikan informasi kepada masyarakat terkait dai-dai yang memenuhi tiga kreteria yang ditetapkan Kemenag.

Yaitu mereka yang mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, memiliki reputasi dan pengalaman yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

"Sebenarnya targetnya itu saja. Jadi kita tidak berupaya berlebih-lebihan kecuali hanya memberikan informasi."

Reporter : Nina Karmila    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0