26 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Predator Seks : Amankah Perempuan dan Anak Di Balikpapan?


Predator Seks : Amankah Perempuan dan Anak Di Balikpapan?
Amalia Puteri Ilma (dok. Pribadi)

IDua minggu diawal bulan Mei 2018 ini seharusnya menjadi moment persiapan untuk menyambut bulan suci ramadhan. Namun berbeda dengan kota yang disebut kota Madinatul Iman, Polres kota Balikpapan telah merilis 4 kasus kekerasan seksual anak yang dilakukan oleh para predator seks anak yang berhasil diungkap. Peristiwa kekerasan seksual anak memang bukanlah berita yang baru di Balikpapan. Sehingga dengan melihat 4 deretan kasus kekerasan seksual anak yang terjadi dalam kurun waktu Januari 2018 hingga April 2018, itu menunjukkan bahwa tingkat kekerasan seksual anak khususnya di Balikpapan semakin meningkat yang tak jarang pelakunya sendiri adalah orang terdekat korban, hal ini semakin membuat keresahan dan kekhawatiran ditengah-tengah masyarakat Balikpapan. 

Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa yang menjadi satu-satunya penyebab utama pelecehan seksual terhadap anak adalah faktor dari kelalaian pengawasan orang tua terhadap anak-anaknya, sehingga banyak yang menyalahkan peran orang tua yang salah dalam mendidik dan mengawasi anak-anaknya.

Tetapi jika ditelusuri lebih dalam lagi bahwa banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya pelecehan seksual anak, beberapa diantaranya adalah masyarakat tidak mampu menahan derasnya arus kemajuan teknologi yang begitu pesat dan juga tidak adanya penyaring informasi untuk menentukan infomasi yang layak untuk dikonsumsi oleh semua lini masyarakat. Terlebih lagi penggunaan gadget oleh anak yang tidak didukung dari pemantauan ekstra orang tua sehingga banyak anak-anak remaja yang bebas dalam mengakses informasi atau gambar-gambar pornografi yang membuat anak-anak remaja tersebut ingin melakukan aktivitas kemaksiatan. 

Selain itu lemahnya keimanan dan akidah Islam dari individu anak turut menjadi faktor terjadinya pelecehan seksual anak, anak-anak remaja yang tak mempunyai pemahaman Islam seperti menutup aurat, interaksi dengan lawan jenis hal tersebut sangat mudah menjadikan anak-anak remaja ini terjerumus untuk melakukan perbuatan tercela yang dilarang dalam Islam atau bahkan memancing hawa nafsu dari predator anak yang tak sedikit dari mereka adalah orang-orang terdekat sehingga terjadinya pelecehan seksual anak. 



Reporter :     Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0