19 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tembus Rp 1,6 T, Abu Tours Cetak Sejarah Kasus Penipuan Umrah Terbesar


Tembus Rp 1,6 T, Abu Tours Cetak Sejarah Kasus Penipuan Umrah Terbesar
Para tersangka kasus penipuan umrah. (Gi)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Polda Sulsel mengaku harus bekerja ekstra dalam menelisik kasus Abu Tours. Sebab, angka penipuan dan pencucian uang di luar dugaan yaitu mencapai Rp 1,6 triliun.

"Kasus Abu Tours ini paling besar dalam sejarah dalam penipuan umrah," jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani dalam jumpa pers di kantornya, kemarin. 

Hingga saat ini, empat orang ditahan di kasus itu. Yaitu:

1. Komisaris PT Abu Tours and Travel, Khairuddin.
2. CEO PT Abu Tours, Hamzah Mamba.
3. Istri CEO Abu Tours Nursyariah Mansyur.
4. Mantan Manajer Keuangan Abu Tours, M. Kasim. 

"Kami harus teliti untuk memutuskan siapa yang terlibat. Jangan sampai tidak cukup alat bukti kita tetapkan sebagai tersangka, itu fatal," terang Dicky.

Terkait peran beberapa kepala cabang Abu Tours yang dinilai ikut terlibat namun belum ada yang menjadi tersangka, Polisi mengaku sudah melakukan pemeriksaan dan memang menemukan fakta.

Semua uang jamaah dari semua daerah atau cabang, telah disetor di rekening penampungan. 

"Jadi kecil kemungkinan ada penyelewengan di tingkat kepala cabang karena faktanya, semua uang jemaah itu telah disetor di rekening di Makassar ini. Kita belum menemukan alat bukti kalau kepala cabang ini terlibat," jelasnya. 

Sampai saat ini, polisi sudah menyita sejumlah aset mulai dari tanah dan bangunan, kendaraan, alat elektronik, mata uang asing yang nilainya baru mencapai Rp 200 miliar atau jauh lebih kecil dari total kerugian jemaah yang mencapai Rp 1,6 triliun. 

Reporter : Nina Karmila/ Dtk    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0