22 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Menang di MA, Fahri Hamzah Bakal Sita Gedung PKS


Menang di MA, Fahri Hamzah Bakal Sita Gedung PKS
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, berpeci. (Gi)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Kemelut di tubuh Partai Keadilan Sejahtera, berlanjut. Perseturuan parpol dengan kadernya ini sampai dibawa ke pengadilan.

Akhirnya Manakah Agung menolak PK yang dimohonkan PKS agar Fahri Hamzah bisa dipecat sebagai kader dan juga dicopot dari Wakil Ketua DPR. Putusan penolakan itu disahkan MA pada 30 Juli 2018.

Amar putusan perkara bernomor register 1876 K/PDT/2018 itu diajukan atas nama DPP PKS yang dimohonkan Abdul Muis. Abdul Muis adalah Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi Partai Keadilan Sejahtera.

Namun Majelis hakim memerintahkan para tergugat mencabut putusan pemberhentian Fahri dari semua jenjang keanggotaan partai, mencabut surat keputusan terkait pemberhentian sebagai anggota DPR dari PKS.

Pengadilan juga menghukum para tergugat membayar ganti rugi imaterial secara bersama-sama sebesar Rp 30 miliar, dan menyatakan Fahri sebagai penggugat sah sebagai anggota DPR periode 2014-2019.

Menanggapi kemenangannya di Mahkamah Agung, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Partai Keadilan Sejahtera segera membayar ganti rugi imaterial sebesar Rp 30 miliar.

Bahkan ia mengancam akan menyita gedung DPP PKS jika keputusan pengadilan itu tidak dipenuhi pihak tergugat.

"Ya pokoknya kita eksekusi dululah. Ya kalau tidak saya sita gedungnya atau harta dari mereka-mereka yang saya gugat," ujar Fahri, Jumat, 3/8/2018. Namun ia tidak merinci siapa yang dimaksud mereka-mereka.

Fahri mengatakan ia beserta kuasa hukumnya akan segera mengirimkan surat eksekusi. Meminta agar putusan pengadilan dipenuhi.

"Jadi saya kira posisinya sudah jelas dan teman-teman harus menunjukkan ketaatan pada hukum. Sebab ketaatan pada hukum harus menjadi karakter dari parpol. Jangan sampai menunjukkan sikap tidak taat pada hukum," ingat Fahri.

Ia menilai, penolakan MA terhadap permohonan PK yang diajukan Partai Keadilan Sejahtera tersebut menunjukkan dirinya selama ini benar melawan pengurus DPP partai tersebut.

Selain ingin menyita gedung PKS, ia berencana akan bergerak menyelamatkan partai. Fahri bahkan akan mendorong Musyawarah Majelis Syuro Luar Biasa PKS.

"Saya kira saya akan berkonsultasi dulu dengan teman-teman dengan para senior. Saya juga akan ketemu pak Anis Matta, dari semua yang ada pak Anis yang jadi jangkar moral dari teman-teman," katanya.

Bagi Fahri, sosok Anis Matta adalah kader yang secara sistematis dilengserkan dari struktur PKS. Anis juga dianggap sebagai figur yang bisa menggerakan kader untuk menyelamatkan partai.

"Karena ia yang paling sistematis dihancurkan, ia yang paling sabar dalam penyingkiran ini. Saya akan ketemu juga untuk melaporkan apa yang sudah terjadi," ujarnya.

Reporter : Nina Karmila/ Ems    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0