18 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Joni, Pemanjat Tiang HUT NKRI Diundang Nonton Asian Games


Joni, Pemanjat Tiang HUT NKRI Diundang Nonton Asian Games
Joni, bocah pemanjat tiang asal NTT. (dok. Sisdilu)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Aksi heroik bocah SMP di Atambua, Nusa Tenggara Timur, Johannes Adekalla atau Yohanis Gama Marschal Lau, yang nekat memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali saat pengibaran merah putih, menuai perhatian luas.

Video bocah pemanjat tiang bendera dalam upacara HUT Ke-73 RI di Desa Silawan, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, menjadi viral hingga menyedot perhatian pemerintah.

PLN Peduli memberi siswa kelas VII SMPN 1 Silawan itu dengan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 atau S1.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali menyebut aksi bocah yang biasa dipanggil Joni, dinilai menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan cinta NKRI.

"Aksi Yohanis sangat nasionalis sekali. Kami salut dengan anak ini. Mulai saat ini Yohanis menjadi 'Putra PLN' dan akan mendapat beasiswa sampai dengan tingkat S1," ujar Ali dalam rilisnya.

Tindakan Joni dinilai PLN, menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan betapa putra bangsa yang tinggal di daerah perbatasan sangat mencintai negaranya.

"Yohanis memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan dan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Indonesia," tuturnya.

Yohanis Gama Marschal Lau alias Joni (14), Sabtu ini 18/8/2018 pun berangkat ke Jakarta untuk memenuhi undangan pemerintah pusat. Ia akan diajak Menpora untuk menyaksikan pertandingan di Asian Games.

Pelajar Kelas VII SMPN Silawan yang akrab disapa Joni itu diberangkatkan melalui Bandara El Tari Kupang menggunakan pesawat Batik Air sekitar pukul 08.10 Wita bersama kedua orang tuanya.

Ia diantar Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa dan Kapolda NTT Inspektur Jenderal Polisi Raja Erizman menuju Bandara El Tari. Selanjutnya, dia didampingi Kapolres dan Dandim Belu menuju Jakarta.

Teguh pada kesempatan itu memuji keberanian Yohanis memanjat tiang bendera yang talinya terputus ketika upacara berlangsung, kemarin.

"Ini bukti kesetiaan dan kecintaan kepada NKRI dengan keberanian dan aksi heroiknya sehingga bendera Merah Putih dapat dikibarkan dalam upacara tersebut," katanya, Sabtu.

Sebelumnya, aksi Yohanis memanjat tiang bendera ini menjadi viral di pelbagai jejaring media sosial dan menyita perhatian masyarakat maupun pemerintah hingga tingkat pusat. Akibat aksinya itu, Yohanis pun mendapat banjir pujian dari publik, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

"Itu sebuah tekad yang luar biasa. Bagi Joni mungkin itu tidak berbahaya, tetapi itulah tantangan. Joni mengorbankan semuanya demi Merah Putih," kata Menpora Imam Nahrawi.

Ia mengatakan bahwa pihaknya segera mengundang Joni ke Jakarta dan berjanji mengajak bocah penyelamat pengibaran bendera Merah Putih itu untuk menonton salah satu cabang olahraga Asian Games 2018.

 

Reporter : Nina Karmila/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0