19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

BMKG: Lombok Sudah Diguncang 814 Kali Gempa


BMKG: Lombok Sudah Diguncang 814 Kali Gempa
Tim SAR mengevakuasi korban gempa Lombok. (Gi)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mendata telah terjadi 814 kali gempa susulan paskagempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7,0 yang mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya pada Minggu, 5/8/2018 lalu.

"Hingga hari ini telah terjadi 814 kali gempa dan 33 kali di antaranya dirasakan dengan kekuatan yang cukup besar," papar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu, 19/8/2018.

Ia mengatakan, gempa bumi yang dirasakan termasuk dua kali gempa susulan yang terjadi berturut-turut pada Minggu, 19/8. Gempa susulan pertama terjadi pada pukul 12.06 WITA dengan kekuatan magnitudo 5,4 dan episenter gempa pada 8,29 Lintang Selatan dan 116.62 Bujur Timut atau 25 km timur laut Lombok Timur.

Kemudian, sambung Dwikorita, gempa kedua berkekuatan magnitudo 6,5 pada pukul 12.10 WITA dengan lokasi pada 32 km timur laut Lombok Timur yaitu pada lereng utara timur laut Gunung Rinjani atau 8,24 Lintang Selatan, 116.66 Bujur Timur dengan kedalaman 10 km.

"Analisis ini kami sampaikan dalam waktu tiga menit 33 detik selisih sekitar beberapa detik setelah gempa terjadi berdasarkan data dari 26 sensor yang terekam di BMKG," jelasnya.

Bertambahmya data dari 26 sensor masuk lagi sehingga total dari 152 sensor maka diperbarui gempa susulan jadi magnitudo 6,3. Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman episenter maka disimpulkan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat patahan naik Flores.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa tersebut dibangkitkan deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik mengingat epsinternya relatif sama dengan gempa pada magnitudo 7,0 pada 5 Agustus lalu. Maka kedua gempa bumi yang baru terjadi tersebut merupakan gempa bumi susulan atau aftershock dari rangkaian gempa sebelumnya.

"Kami mohon masyarakat tetap tenang namun tetap waspada dan jangan mendekati area puncak dan lereng Gunung Rinjani, Lombok Timu," pesannya. 

Reporter : Agregat Antara    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0