20 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Keluarga Caleg yang Tewas Duga, Ada Indikasi Pembunuhan Berencana


Keluarga Caleg yang Tewas Duga, Ada Indikasi Pembunuhan Berencana
Motor yang dinaiki caleg hingga menjadi korban pembunuhan. (Trb)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Meninggalnya Edi Rachman (38), salah satu calon legisltaif Balikpapan menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga. Edi diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

Hingga kini Polsek Balikpapan Tengah masih mendalami perkara yang menghilangkan nyawa caleg itu. Istri korban, Ita (36), berharap polisi bisa segera menangkap pelaku yang membunuh suaminya itu.

Ia berkisah, beberapa jam sebelum kejadian, dirinya masih menemani suami tercintanya melakukan sosialisasi di Kilometer 10 Balikpapan Utara. Menjelang dini hari suaminya minta izin keluar mencari makan.

Namun, tak disangka ternyata itu perbincangan terakhir dengan suaminya. Ia berharap pada warga Balikpapan maupun netizen dimanapun bisa menghapus foto-foto korban. Terlebih, pasangan ini masih memiliki anak kecil.

“Semoga masyarakat tidak lagi memposting gambar-gambar suami di media sosial. Mohon untuk dihapus, anak kami masih kecil-kecil,” ujar wanita yang memiiki empat anak ini.  

Ia kembali berharap polisi bisa menuntaskan kasus pembunuhan ini. “Semoga pak polisi bisa mengungkap kasus ini dengan baik," harap Ita.

Sedangkan Andi Hanura, keluarga korban meyakini kasus ini terindikasi dugaan pembunuhan berencana. Ia menganalisa korban tidak cekcok tiba-tiba lalu dibunuh. “Semua kita serahkan kepolisian. Semoga bisa mengungkap secara profesional," harap Andi.

Analisa dugaan pembunuhan berencana, sambung Andi, dilihat dari pelbagai faktor. Semisal motor yang bersama korban di selokan Jalan MT Haryono, tempat korban ditemukan tewas warga, bukan motor milik korban.

Sedangkan kesaksian istri korban, Ita mengatakan suaminya keluar rumah sekitar 01.30 dini hari, menggunakan sepeda motor Scopy milik korban. Keluarga juga  heran korban dengan luka bacok parah di kepala dan badan, bisa mengendarai motor menuju rumah sakit.

“Apalagi pergelangan tangan kiri korban hampir putus. Jangankan bawa motor, berdiri mustahil korban sanggup,” telisik Andi. Kemustahilan lain, sambungnya, jarak dari TKP pembacokan ke selokan tempat korban ditemukan sekitar 500 meter.

Selain mencurigai adanya indikasi pembunuhan berencana, pihak keluarga juga berpendapat pelaku lebih dari satu orang. “Kalau melihat bekas lukanya di bagian kepala ditebas dari belakang, bukan dari depan. Pelaku bisa lebih dari satu orang," ujarnya.

Sebelumnya, pada Minggu 9/9/2018 pagi warga Balikpapan dikejutkan adanya pembunuhan. Warga menemukan korban tak bernyawa dalam selokan di Jalan MT Haryono, Graha Indah, Balikpapan Utara. Jasad warga berjenis kelamin pria tersebut tertindis kendaraan roda 2.

Korban bersama kendaraannya masuk di selokan pinggir jalan. Kondisi korban penuh luka sabetan. Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan, warga yang ditemukan tewas di selokan diketahui bernama Edi (38). Ia menjadi korban pembunuhan.

Reporter : Niken/ Trb    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0