23 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Asia Sentinel Hapus Laporan soal SBY, Hak Jawab Belum Dimuat


Asia Sentinel Hapus Laporan soal SBY, Hak Jawab Belum Dimuat
Asia Sentinel memuat isu korupsi di Indonesia. (AsiaSentinel)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Laman berita media asing yang berbasis di Hong Kong, Asia Sentinel, menghapus berita bertajuk, Indonesia's SBY Goverment: Vast Criminal Conspiracy, yang dimuat 11/9 lalu. Selain menghapus laporan investigasi itu, hak jawab dari Demokrat juga belum dimuat.

Lantas apa yang akan dilakukan Demokrat setelah itu?

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengaku hingga kini pihak Asian Sentinel belum melakukan klarifikasi ke SBY ataupun partai. Walau, protes terhadap tulisan itu sudah dilayangkan.

Imelda menuding berita Asia itu cenderung tidak fair dan main menghantam Ketum Demokrat SBY. Atas berita yang dimuat, melalui Sekjen Hinca Panjaitan, Demokrat sudah melayangkan protesnya.

Namun, "Hak jawab kami, penjelasan dan sikap Partai Demokrat, yang disampaikan Sekjen Hinca IP Pandjaitan belum dimuat Asia Sentinel setelah jadi gorengan di media-media lokal, dan Demokrat menanggapi secara serius tudingan tersebut.”

Imelda meneruskan, “Ujug-ujug Asia Sentinel mencabut begitu saja artikel tanpa ada klarifikasi," tuturnya, dikutip dari VIVA.

Meski begitu, lanjut Imelda, Partai Demokrat akan melakukan langkah-langkah untuk menuntut Asia Sentinen, dengan beraudiensi dengan Dewan Pers awal pekan ini.

"Untuk melaporkan artikel yang dimuat Asia Sentinel ini yang lantas digoreng media-media lokal sebagai bentuk cara kami menjaga 4 Pilar dalam demokrasi. Salah satunya kebebasan pers yang bertanggung jawab," katanya.

Sebelumnya, media Asia Sentinel memuat berita yang membuat Demokrat meradang atas artikel yang ditulis John Berthelsen. Laporan itu menyebut ada penggelapan dana yang nilainya ratusan triliun.

Namun, saat dilihat KLIK, Senin 17/9/2018, link berita terkait di Asia Sentinel tak ikut dihapus. Link yang sama itu mengarahkan pembaca masih tetap membahas laporan John soal SBY dan Bank Century.

Asia Sentinel mengubah judulnya menjadi, UPDATE: Kisah Sentinel Asia tentang Korupsi Indonesia Menjadi Viral atau UPDATE: Kisah Sentinel Asia tentang Korupsi Indonesia Menjadi Viral.

Salah satu petikan tulisannya, “Laporan diajukan dengan pengadilan Mauritian, analisis forensik yang dikenal sebagai bukti bukti, dikompilasi oleh satuan tugas penyidik dan pengacara di Indonesia, London, Thailand, Singapura, Jepang dan negara-negara lain, untuk Weston International Capital Ltd dan diajukan dengan affidavit 80 laman yang berisi tuduhan. Ini juga bertujuan melibatkan serangkaian lembaga keuangan internasional termasuk Nomura, Standard Chartered Bank, United Overseas Bank Singapura, dan lain-lain.”

Reporter : Niken/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0