22 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Persiapan Pilpres, Polisi dan TNI Gelar Simulasi Penanganan Konflik di Kaltim


Persiapan Pilpres, Polisi dan TNI Gelar Simulasi Penanganan Konflik di Kaltim
Tujuh bulan menuju Pipres 2019. (Gi)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Aparat kepolisian dan TNI mulai bersiaga memberi pengamanan Pemilihan Umum 2019. Antisipasi keamanan dilakukan dengan pelbagai upaya, seperti simulasi menangangi bentrokan dan penanganan konflik.

Polisi menggelar simulasi penanganan kerusuhan di Stadion Sempaja, Samarinda, Kaltim, Senin, 17/9/2018. Dalam simulasi itu diperankan seolah massa yang diduga dari pendukung salah satu pendukung capres yang gagal, melakukan aksi anarkis.

Sejumlah massa tampak membawa pelbagai peralatan dan senjata tajam. Namun aksi mereka dihadang aparat kepolisian Polresta Samarinda.

Sempat terdengar bunyi letusan bom, namun petugas dapat mengendalikan situasi. Latihan kesiapsiagaan ini sebagai upaya aparat kepolisian bersama TNI menjaga jalannya pemilu serentak 2019 agar berlangsung aman.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widianto, bersama Pangdam VI Mulawarman, Mayjen Subiyanto dan Gubernur Kaltim mengumpulkan Babinsa, Babinkamtibmas, serta lurah se-Kaltim di Gedung Convention Hall Jalan M Yamin, Samarinda.

Kapolda Kaltim dan Pangdam VI Mulawarman meminta petugas pemerintahan di daerah melakukan pengawasan di daerahnya masing-masing terkit situasi yang berkembang yang memiliki kemungkinan mengganggu keamanan.

Polda Kaltim saat ini telah menyiagakan 5.189 personel kepolisian dan TNI untuk melakukan pengamanan jalannya Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

“Polri sedang mengkomunikasikan hal itu. Item-itemnya berbeda antara Bawaslu dengan kepolisian. Kalau kerawanan konflik pasti, peserta pemilunya banyak dan rawan kepentingan,“ ujar Irjen Pol Priyo.

Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto menyatakan akan menambah kekuatan kepolisian sesuai permintaan Kapolda Kaltim. TNI menyiapkan sekitar 3760 personil untuk memback up polisi dalam rangka pengamanan Pemilu Serentak 2019.

“Kalau masih kurang, saya akan siapkan. Jadi dikategorikan kita itu sangat rawan. Saya tidak tahu tolak ukurnya seperti apa, tetapi yang lalu juga seperti itu,“ ujar Mayjen TNI Subiyanto.

KLIK JUGA: Jaga Persatuan, Polda dan Bawaslu Nilai Kaltim Rawan Konflik Pemilu

Reporter : KLIK Samarinda    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0