22 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wawali Rahmad soal LGBT: Saya Tak Ingin Adzab Terjadi di Balikpapan


Wawali Rahmad soal LGBT: Saya Tak Ingin Adzab Terjadi di Balikpapan
LGBT resahkan warga. (Net)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Pemkot Balikpapan meminta kepolisian melacak kelompok gay yang meresahkan warga Balikpapan. Pemkot tegas menolak keberadaan LGBT atau lesbian, gay, biseksual, transgender menyebar di kota ini.  

Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, meminta polisi serius menangani kasus sosial yang telah meresahkan ini. “Karena sudah jelas agama pasti melarang. Saya atas nama Pemkot, tak ingin azab Allah itu terjadi di Balikpapan," tegas Rahmad Mas’ud.

Ia meyakini pemikirannya bakal diamini warga Balikpapan. Menurutnya, tidak ada masyarakat yang anaknya mau terjangkit pemikiran LGBT. Untuk itu, Rahmad meminta pihak terkait mengusut tuntas inisiator pendiri akun grup gay di sosial media.

“Saya yakin semua warga pasti akan berpikir dan bertindak seperti apa yang kami lakukan. Bahwa komunitas itu tak boleh ada di Balikpapan," tegasnya. Keresahan warga Balikpapan muncul setelah viral grup gay Balikpapan yang beranggotakan 2.941 akun.

Keberadaan grup itu khawatir akan mengular di lapangan. Sampai saat ini polisi masih terus menyelediki grup tersebut. Sedangkan DPRD Balikpapan menggelar rapat khusus menanggapi keresahan masyarakat terkait kelompok LGBT ini. 

Reporter : Yuyun Nirmala/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0