23 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sorot Kisruh Pendaftaran Siswa Baru, DPRD Bentuk Pansus


Sorot Kisruh Pendaftaran Siswa Baru, DPRD Bentuk Pansus
Tohari Aziz.

KLIKBALIKPAPAN.CO – Nyaris saban tahun, Penerimaan Siswa Didik Baru atau PPDB selalu menjadi sorotan masyarakat. Ada saja masalah yang menyertai proses pendaftaran siswa baru di Balikpapan.  

DPRD Balikpapan pun terpantik akan membentuk Pansus terkait PPDB  tahun ajaran 2018. Rencana pembentukan Pansus PPDB ditegaskan Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Tohari Azis.

“Tiap tahun kan heboh terus tapi gak selesai-selsai, pusing juga kita anggota dewan diserang sama masyarakat. Dari awal kita sudah minta ada penambahan rombel, sekolah baru diperjuangkan taoi tidak juga dilakukan,” geram Tohari, 6/7/2018.

Selama ini, lanjutnya, Pemkot beralasan hal itu terkait kebijakan pemerintah pusat, “Kalau benar alasannya kewenangan pemerintah pusat, ya ayo kita berjuang sama-sama. Kita mengamuk di pusat sana kalau perlu datangi ke Jakarta sana. Tiap tahun kan terulang terus masalah PPDB ini, kita kan kasihan masyarakat,” ingat Tohari.

Menurutmya, jika kendalanya soal anggaran untuk menambah sekolah baru atau jumlah kelas, hal itu masih bisa diatasi. Selain melalui APB D Balikpapan, nanti juga ada bantuan dari APBD Kaltim dan APBN.

“Kalau memang soal dana, akan kita dahulukan dari yang lain. Kan ada bantuan keuangan provinsi, yang penting kewenangan kita 20 persen kita alokasikan. Apalagi ada juga bantuan pusat. Lha ini kan persoalan penduuduk makin bertambah,” ujarnya.

Ledakan demografi itu, sambung Tohari, mengakibatkan jumlah sekolah tidak sebanding dengan jumlah anak wajib sekolah. Ia menerangkan jumlah SD hanya 123, SMP hanya 26 sekolah, SMA hanya 9 sekolah dan SMK hanya 6 sekolah.

“Tidak berbanding lurus jumlah sekolah dengan kebutuhan calon siswa, makanya kita harus berjuang bersama-sama kalau perlu ngamuk di pusat. Yuk mari kita mengamuk di pusat,” ujarnya.

Ia pun mempersilakan anggota parlemen Balikpapan untuk membuat Pansus. “Silakan teman-teman kalau mau di Pansuskan boleh, setuju saja kalau memang itu kemauan teman-teman dewan di sini,” katanya.

Reporter : Deni Nuswantara    Editor : Kahar



Comments

comments


Komentar: 0