19 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Breaking News Berita Rekomendasi

Dalam Seminggu, 1.371 Penduduk India Meninggal Karena Gelombang Panas


Dalam Seminggu, 1.371 Penduduk India Meninggal Karena Gelombang Panas
Warga India yang dirawat di rumah sakit akibat gelombang panas India. (sumber:bbc)

KLIKBALIKPAPAN – Dalam seminggu terakhir, gelombang panas menyebabkan 1.371 penduduk India meninggal dunia.

Seperti dilaporkan reuters, Kamis (28/5/2015), suhu di India dalam minggu ini berkisar 47 derajat celcius atau 116,6 Fagrenheit. Suhu di India mulai meningkat sejak dua minggu dari 40 derajat celcius sampai 45 derajat celcius akibat fenomena gelombang panas.

Namun petugas meteorologi setempat memprediksi, suhu panas akan mulai menurun setelah 15 hari sejak terjadinya gelombang panas.

Dari empat negara bagian di India yang memberikan laporan kematian akibat gelombang panas, Andhra Pradesh merupakan wilayah yang paling parah. Tercatat sekitar 1.020 orang meninggal di Andhra Pradesh. Kebanyakan dari mereka adalah orang tua dan buruh yang meninggal akibat sengatan matahari dan dehidrasi.

Karena kondisi yang perlu penanganan serius, pemeintah melarang dokter untuk mengambil cuti agar bisa merawat korban yang sakit akibat gelombang panas. Selain itu, pemerintah India mengeluarkan seruan kepada warga untuk menghindari aktifitas di luar rumah saat tengah hari.

Gelombang panas di India disebabkan angin kering benua yang berhembus dari Iran dan Afghanistan. Setelah sekitar seminggu mencapai puncaknya, gelombang panas diperkirakan akan reda akhir pekan ini sebelum memasuki musim hujan

Kecil Kemungkinan Terjadi di Indonesia

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Republik Indonesia menyatakan gelomban panas di India kecil kemungkinan terjadi di Indonesia.

Kepala Bidang Informasi dan Meteorologi Publik BMKG, Fachri Rajab menjelaskan,tidak ada indikator pergerakan atmosfer yang dapat menyebabkan aliran gelombang panas di Indonesia.

Namun, dia mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada dengan musim kemarau yang dapat menimbulkan potensi bencana, seperti kebakaran, kekeringan air bersih dan kegagalan panen pertanian.

Terkait fenomena gelombang panas, Fachri mengungkapkan faktor utama penyebab gelombang panas adalah meningkatnya suhu udara di India sekitar 5 derajat celcius dari suhu udara normal maksimum. Saat suhu udara yang meningkat melewati permukaan, suhu akan meningkat dan menyebar ke permukaan bumi. 

(*)

Reporter : Sereal Ibrahim    Editor : Basir Daud



Comments

comments


Komentar: 0