23 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

DPRD: Pengembang di Balikpapan Belum Selesaikan Fasos Fasum


DPRD: Pengembang di Balikpapan Belum Selesaikan Fasos Fasum
Perumahan Caladium 3 dikeluhkan warga.

KLIKBALIKPAPAN.CO - Sejumlah pengembang di Balikpapan belum menyelesaikan pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Para pengembang juga belum menyerahkan fasos fasum itu kepada Pemkot. Demikian dibeberkan Anggota Parlemen Komisi III Balikpapan, Maulidin.

"Masih banyak pengembang belum menyerahkan fasum dan fasos karena belum rampung," ujar Maulidin. Namun, ia tidak merinci detil pengembang yang dimaksud.

Ia hanya mencontohkan potret buruknya hasil pembangunan yang dilakukan pengembang Caladium III Balikpapan Utara. Bahkan Maulidin mengkhawatirkan pembuatan bozem yang dinilainya buruk sehingga pemukiman warga sekitar sering kebanjiran.

Ia mengaku kesal lantaran banyak mendapat laporan keluhan warga atas pembangunan yang dilakukan pengembang tersebut.

"Kami kecewa karena masih ada pembangunan perumahan yang merugikan warga sekitar," tuturnya. Ia menyarankan agar warga dan pengembang saling bekerjasama sehingga tidak ada yang dirugikan.

"Terutama terkait pembangunan fasilitas bozem. Harus dibuat perjanjian kerjasama antar kedua belah pihak," pesan Maulidin.

Sebelumnya, DPRD tegas meminta pembangunan di perumahan Caladium Residence 3 Balikpapan Utara dihentikan.

Desakan ini menindaklanjuti temuan masalah saat rombongan Parlemen sidak di lokasi, Senin, 4/2/2019, di Kelurahan Gunung Samarinda Baru, sekitar perumahan Wika di Jalan Indrakila, Kampung Timur.

Ketua komisi III DPRD Balikpapan, Nazaruddin beserta anggotanya menemukan beberapa permasalahan di perumahan itu. Dua hal yang paling disoroti adalah tidak adanya IMB dan minimnya bozem.

Padahal bozem untuk penampungan air wajib dibuat pengembang. Kekurangan bozem ini pun mengakibatkan kerugian warga setempat. Bahkan imbasnya ikut mengular ke perumahan Wika di sebelahnya.

"Air meluap ke perumahan warga di Wika," tegasnya. Luapan air itu dikeluhkan warga terutama setelah hujan.

Ia juga merasa heran saat menemukan tidak adanya izin mendirikan bangunan, tapi bisa memulai pengerjaan proyek.

"IMB belum keluar tapi sudah dikerjakan. Ini kan gak bener," tuturnya, menegaskan.

Reporter : Dicky Sera    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0