23 Maret 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ini Kronologi dan Besaran Harta Romy, yang Diciduk KPK


Ini Kronologi dan Besaran Harta Romy, yang Diciduk KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi. (Gi)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Ketum PPP Romahurmuziy telah dibawa petugas KPK ke Bandara Juanda. Ia diterbangkan ke Jakarta sore ini dengan pesawat Batik Air.

Romy bersama empat orang lainnya dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan di sebuah hoteldi Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 15/3/2019.

KPK menyebut Romy ditangkap terkait transaksi haram dalam pengisian jabatan di Kementerian Agama di pusat dan daerah. Namun KPK belum membeberkan detail perkara itu.

"KPK juga mengamankan sejumlah uang yang diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama. Hal ini kami duga sudah terjadi beberapa kali sebelumnya," papar Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan kepada wartawan, Jumat.

Namun Basaria belum menyebutkan berapa jumlah uang yang turut disita. Ia juga belum menyebutkan sejak kapan transaksi haram itu diduga dilakukan para pihak yang terjaring OTT itu.

"Informasi lebih lengkap akan kami sampaikan pada konferensi pers," jelas Basaria.

Status hukum Romy dan mereka yang ditangkap masih sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sebelum menentukan status hukum Romy.

Ketua DPW PPP Jatim Musyafa Noer membeberkan kronologi penangkapan Ketum PPP itu. Musyafa juga mengatakan jika selama dua hari ini Romy tengah ada kegiatan di Jatim.

Menurutnya setelah melakukan sejumlah kegiatan di Blitar, Romy menginap di Hotel Bumi Surabaya. Ia juga mengatakan peristiwa penangkapan Rommy sekitar pukul 08.00 WIB.

"Kemudian tadi malam, bermalam di Surabaya di Hotel Bumi Surabaya. Peristiwa penangkapan KPK tadi pagi sekitar jam 8," jelas Musyafa.

Sejak pagi, Musyafa mengaku belum bisa menghubungi Romy. Ia mengatakan seluruh handphone Romy tidak aktif.

"Oh Iya. Sudah benar Romy ditangkap karena saya kontak juga ndak bisa. Karena handphonenya off semua sehingga tidak bisa kami hubungi," paparnya.

Dari data di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Ketum PPP Romahurmuziy diketahui memiliki jumlah harta Rp 11,83 miliar. Jumlah harta tersebut adalah yang didaftarkannya pada LHKPN 2010.

Romy terakhir kali melaporkan jumlah hartanya pada 19 Maret 2010 saat menjabat anggota DPR periode 2009-2014.

Mengacu situs LHKPN, harta yang dimiliki Romy terdiri dari yang tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Sleman. Totalnya mencapai Rp 2,55 miliar.

Ia juga memiliki sejumlah harta bergerak seperti alat transportasi senilai Rp 775,5 juta. Selain itu, ada harta bergerak berupa perusahaan, yakni PT Dugapat Mas, senilai Rp 1,47 miliar.

Harta bergerak lainnya yang dimiliki Romy yakni batu dan logam mulia senilai Rp 425 juta, surat berharga Rp 1,15 miliar, giro setara kas sebesar Rp 5,28 miliar, serta piutang Rp 164,7 juta.

 

Reporter : Nina Karmila/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0